KAJIAN YURIDIS PERKAWINAN DI BAWAH TANGAN STUDI KASUS DI DESA KESAMBEN KECAMATAN NGAJUM KABUPATEN MALANG

Wulandari, Sri (2007) KAJIAN YURIDIS PERKAWINAN DI BAWAH TANGAN STUDI KASUS DI DESA KESAMBEN KECAMATAN NGAJUM KABUPATEN MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KAJIAN_YURIDIS_PERKAWINAN_DI_BAWAH_TANGANSTUDI_KASUS_DI_DESA_KESAMBEN_KECAMATAN_NGAJUMKABUPATEN_MALANG.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya manusia selain sebagai makhluk individu juga sebagai makhluk sosial, dalam arti bahwa manusia di dalam interaksinya selalu membutuhkan satu sama lainnya. Hubungan manusia itu bersifat interdependensi artinya suatu hubungan yang sifatnya saling ketergantungan satu sama lainnya. Hal ini merupakan sifat dasar melakukan aktifitas kehidupannya tidak membutuhkan hubungan dengan manusia yang lainnya (Zoon Politicion) ini menunjukkan dalam suatu pergaulan kehidupan manusia selalu hidup bersama dengan manusia yang lainnya (Azhar, 1999:8). Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perkawinan di bawah tangan. (2) Mendiskripsikan status hukum perkawinan dibawah tangan tersebut menurut Undang-undang No.1 Tahun 1974. (3) Mendiskripsikan dampak perkawinan di bawah tangan terhadap kehidupan masyarakat Desa Kesamben Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang. Rancangan penelitian yang akan di gunakan dalam studi kasus, Bogdan dan biklen (dalam Lexy J. Moleong:2000:11) bahwa rancangan studi kasus merupakan kajian yang rinci terhadap suatu latar atau suatu orang atau subyek penyimpanan dokumen atau suatu peristiwa tertentu. Berdasarkan pada fokus penelitan, paparan data dan temuan penelitian, serta pembahasan, maka hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Perkawinan di bawah tangan adalah suatu perkawinan yang dilakukan secara diam-diam dan rahasia, dimana perkawinan di bawah tangan itu hanya diketahui oleh pihak keluarga/kerabat dari kedua mempelai sebagai saksi dalam perkawinan dan disahkan oleh kyai/ulama. Perkawinan di bawah tangan merupakan salah satu cara atau model perkawinan menurut hukum Islam. Adapun tujuan dan maksud dilakukannya perkawinan di bawah tangan untuk menghindari dan mencegah perbuatan yang merupakan pelanggaran terhadap hukum Agama, yaitu hubungan pra-nikah (perzinahan).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Civic Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 16 Jun 2012 03:45
Last Modified: 16 Jun 2012 03:45
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8139

Actions (login required)

View Item View Item