KAJIAN CARA BLANCHING DAN JENIS STABILIZER TERHADAP KUALITAS SIRUP APEL MANALAGI(Malus sylfertris Mill

YAHSUN, ALI (2007) KAJIAN CARA BLANCHING DAN JENIS STABILIZER TERHADAP KUALITAS SIRUP APEL MANALAGI(Malus sylfertris Mill. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KAJIAN_CARA_BLANCHING_DAN_JENIS_STABILIZERTERHADAP_KUALITAS_SIRUP_APEL_MANALAGI.pdf

Download (126kB) | Preview

Abstract

Buah apel manalagi dapat digunakan sebagai bahan baku sirup karena rasanya yang asam manis dan segar, namun mudah mengalami perubahan warna menjadi gelap (browning) apabila dikupas. Untuk mencegah terjadinya browning maka perlu dilakukan proses blanching. Salah satu hal yang harus dihindari dalam pembuatan sirup adalah terjadinya pemisahan antara fraksi padatan dan cairan. Hal ini menyebabkan kenampakan sirup menjadi kurang menarik. Oleh karena itu perlu digunakan stabilizer untuk menstabilkan sirup dan mencegah pengendapan. Tujuan penelitian adalah : 1) Untuk mengetahui adanya interaksi antara cara blanching dan jenis stabilizer terhadap kualitas sirup apel manalagi, 2) Untuk mengetahui pengaruh cara blanching terhadap kualitas sirup apel manalagi, 3) Untuk mengetahui pengaruh stabilizer terhadap kualitas sirup apel manalagi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2006 sampai Mei 2007, di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial (RAK Faktorial), yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 kali ulangan. Faktor I : cara blanching : B1 = blanching dengan penguapan, B2 = blanching dengan perendaman air panas, B3 = blanching dengan perebusan dan Faktor II : Jenis stabilizer E1 = albumin (putih telur), E2 = CMC, E3 = agar. Parameter pengamatan meliputi gula reduksi, total asam, vitamin C dan uji organoleptik (warna, kenampakan dan rasa). Berdasarkan hasil analisis ragam menunjukan adanya interaksi antara perlakuan cara blanching dan jenis stabilizer terhadap kandungan gula reduksi, warna, kenampakan dan rasa. Perlakuan cara blanching berpengaruh terhadap gula reduksi, total asam, vitamin C, warna, kenampakan dan rasa sirup apel manalagi. Perlakuan jenis stabilizer berpengaruh terhadap gula reduksi, warna kenampakan dan rasa sirup apel manalagi. Perlakuan terbaik berdasarkan uji De Garmo adalah blanching dengan penguapan dan CMC 0,5 % (B1E2). Sirup apel manalagi terbaik memiliki gula reduksi sebesar 42,29 %, total asam 0,45 %, vitamin C 11,42 %, skor warna 3,7 (suka), skor kenampakan sebesar 4,4 (suka) dan skor rasa sebesar 4,4 (suka).

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agrotechnology
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 16 Jun 2012 03:35
Last Modified: 16 Jun 2012 03:35
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/8128

Actions (login required)

View Item View Item