PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI PELARUT TERHADAP SIFAT FISIKO KIMIA KARAGINAN DARI RUMPUT LAUT (Sea weed) VARIETAS Eucheuma cottonii

Yuliana, Fatatie (2007) PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI PELARUT TERHADAP SIFAT FISIKO KIMIA KARAGINAN DARI RUMPUT LAUT (Sea weed) VARIETAS Eucheuma cottonii. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_JENIS_DAN_KONSENTRASI_PELARUT_TERHADAP_SIFAT_FISIKO_KIMIA_KARAGINAN_DARI_RUMPUT_LAUT.pdf

Download (125kB) | Preview

Abstract

Rumput laut (Seaweed) tumbuh dan tersebar di seluruh perairan Indonesia, misalnya saja di daerah Tuban, Madura, Bawean, Besuki, Bali, dan sebagainya. Pada saat ini rumput laut dimanfaatkan sebagai bahan penstabil, pengemulsi, pembentuk gel, pengental, pensuspensi, pembentuk busa, dan pembentuk film. Industri pengolahan bahan baku rumput laut menjadi bahan setengah jadi apalagi bahan jadi belum banyak dilakukan di Indonesia. Keterbatasan jumlah industri pengolahan rumput laut menjadi kendala ketika panen raya terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis pelarut, konsentrasi pelarut, serta ada tidaknya interaksi antara jenis dan konsentrasi pelarut terhadap sifat fisiko kimia karaginan. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang disusun dua faktor, yaitu faktor 1 terdiri dari 2 level dan faktor 2 terdiri dari 4 level dengan 3 ulangan. Setelah dikombinasikan diperoleh 8 perlakuan yaitu: A1B1 (Pelarut isopropanol dengan konsentrasi 60%), A1B2 (Pelarut isopropanol dengan konsentrasi 70%), A1B3 (Pelarut isopropanol dengan konsentrasi 80%), A1B4 (Pelarut isopropanol dengan konsentrasi 90%), A2B1 (Pelarut etanol dengan konsentrasi 60%), A2B2 (Pelarut etanol dengan konsentrasi 70%), A2B3 (Pelarut etanol dengan konsentrasi 80%), dan A3B4 (Pelarut etanol dengan konsentrasi 90%). Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan adanya interaksi antara jenis dan konsentrasi pelarut terhadap sifat fisiko kimia karaginan, diantaranya kadar air, kadar abu, viskositas, kekuatan gel, derajat putih, dan rendemen. Jenis pelarut memberikan pengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar CaCO3, viskositas, kekuatan gel, dan derajat putih. Konsentrasi pelarut berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar sulfat, kadar CaCO3, viskositas, kekuatan gel, derajat putih dan rendemen. Perlakuan terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan A1B4 (pelarut isopropanol konsentrasi 90%) dengan mempunyai kadar air 12,64%, kadar abu 14,13%, kadar sulfat 0,11%, kadar alkohol negatif, kadar CaCO3 0,15%, viskositas 3,67 dPas, kekuatan gel 6,59 mm/g.dt, derajat putih 33,22, rendemen 12,09%, dan logam negative.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agrotechnology
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 15 Jun 2012 06:46
Last Modified: 15 Jun 2012 06:46
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/7976

Actions (login required)

View Item View Item