PENERAPAN MODEL TREFFINGER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KREATIF DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP

IRNAWATI, IRNAWATI (2007) PENERAPAN MODEL TREFFINGER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KREATIF DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN_MODEL_TREFFINGER_DALAM_PEMBELAJARAN_MATEMATIKA_UNTUK_MENINGKATKAN_KEMAMPUAN_KREATIF_DAN_KEMAMPUAN_PEMECAHAN_MASALAH_MATEMATIKA_SISWA_SMP.pdf

Download (49kB) | Preview

Abstract

Pembelajaran matematika saat ini juga masih cenderung menggunakan pendekatan konvensional. Pendekatannya lebih ditekankan pada keterampilan berhitung daripada penguasaan konsep-konsep matematika. Akibatnya keterampilan berpikir tinggi seperti kemampuan kreatif matematika dan kemampuan pemecahan masalah kurang berkembang Berkaitan dengan masalah ini maka diperlukan suatu upaya nyata untuk menggunakan pendekatan atau model pembelajaran yang berbasis pada pengembangan kreativitas dan pemecahan masalah matematika. Suatu model pembelajaran yang berbasis pada berpikir kreatif dan pemecahan masalah adalah model Treffinger. Model Treffinger merupakan salah satu dari sedikit model yang menangani masalah kreativitas secara langsung dan memberikan saran-saran praktis bagaimana mencapai keterpaduan. Dengan melibatkan, baik ketrampilan kognitif maupuan afektif pada setiap tingkat dari model ini, model Treffinger menunjukkan saling hubungan dan ketergantungan antara keduanya dalam mendorong belajar kreatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode observasi dan tes. Hasil observasi dan tes dideskripsikan kemudian disimpulkan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan, bahwa siswa dapat menerapkan aktivitas terhadap model Treffinger dengan baik. Hal ini bisa dilihat dari prosentase keseluruhaan aktivitas siswa terhadap model Treffinger yaitu 72,63%. Sedangkan secara keseluruhan rata-rata kemampuan kreatif yang diperoleh yaitu 70,95%. Hal ini menunjukkan siswa dalam kelas VIII SMP tersebut telah memiliki kemampuan keatif. Sedangkan prosentase keseluruhan dari proses lima tahap pemecahan masalah ini adalah 74,57%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa sudah mampu dalam memecahkan masalah matematika dengan baik.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 12 Jun 2012 04:51
Last Modified: 12 Jun 2012 04:51
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/7299

Actions (login required)

View Item View Item