PENELITIAN HUKUM EFEKTIVITAS HUKUM SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK HAK ANAK DARI TINDAKAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KOTA MALANG (Suatu Tinjauan Yuridis Sosiologis Terhadap UU N0. 32 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan UU N0.23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga

IQBAL AL-ANIS, ESA (2007) PENELITIAN HUKUM EFEKTIVITAS HUKUM SEBAGAI UPAYA PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK HAK ANAK DARI TINDAKAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI KOTA MALANG (Suatu Tinjauan Yuridis Sosiologis Terhadap UU N0. 32 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan UU N0.23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENELITIAN_HUKUMEFEKTIVITAS_HUKUM_SEBAGAI_UPAYA_PERLINDUNGAN.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Anak adalah tunas, potensi, dan generasi penerus cita-cita bangsa. Mereka memliki peran strategis dalam menjamin eksistensi bangsa dan negara pada masa yang akan datang. Agar anak kelak mampu mimikul tanggung jawab tersebut, maka perlu mendapat kesempatan yang seluas luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal dan terhindar dari perlakuan salah terhadap anak (child abuse treatment) yang berupa kekerasan secara fisik (physical abuse), kekerasan Psikis (physical abuse), kekerasan seksual (sexsual abuse) dan kekerasan sosial (sosial abuse). Mereka perlu mendapatkan hak-haknya, perlu dilindungi dan disejahterakan. Karenanya, segala bentuk tindakan kekerasan terhadap anak itu perlu dicegah dan diatasi. Di Indonesia kekerasan terhadap anak (child abuse) mengalami penigkatan yang cukup drastis setiap tahunnya dan sangat dramatis serta memilukan, karena dialami oleh manusia yang mana kemampuan fisik, mental dan sosialnya masih terbatas untuk merespon berbagai resiko dan bahaya yang dihadapinya serta. Lebih tragis lagi jika dicermati bahwa dalam berbagai kasus, permasalahan tersebut justru dilakukan oleh pihak-pihak yang seyogyanya berperan mengasuh dan melindungi anak, terutama orang tua. Dunia anak seakan-akan menjadi dunia tanpa pembela, dunia yang tidak perlu dideskripsikan dan dunia yang selalu ditempatkan dalam komunitas kelas bawah. Mereka pribadi-pribadi kecil dan lemah yang sepenuhnya berada dibawah kendali kekuasaan orang dewasa. Akibatnya, orangtuapun merasa berhak melakukan apa saja terhadap anak. Padahal masa kanak-kanak seharusnya penuh dengan keceriaan, bermain dalam terang sinar matahari, berteduh dari tekanan-tekanan dan kesulitan diluar, serta merasakan eksistensinya dalam keadaan damai, aman dan tentram dan bukannya hidup dalam mimpi yang menakutkan yang bersumber dalam kegelapan Tujuan penelitian ialah berusaha untuk mencari/mengungkapkan sumber penyebab kekerasan melalui beberapa pendekatan teoritik serta tinjauan dan ajakan untuk menghentikan kekerasan melalui kajian sosiologis. Melalui penelitian yang mendalam dan penuh ketelitian dengan menggunakan metode analisa data dekriptif kualitatif, penelitian ini menemukan suatu dinamika keterkaitan antara bentuk kekerasan yang satu dengan bentuk kekerasan yang lain. Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwasanya pengajuan minimal dua alat bukti dan ditempatkannya delik aduan sebagai delik formil merupakan salah-satu kendala didalam memberikan perlindungan kepada anak korban kekerasan dalam rumah tangga

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 12 Jun 2012 04:12
Last Modified: 12 Jun 2012 04:12
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/7270

Actions (login required)

View Item View Item