ANALISIS PENDAPATAN HOME INDUSTRI (Pengolahan Tahu dan Tempe) DI DESA BEJI BATU MALANG

Hidayati, Nur (2007) ANALISIS PENDAPATAN HOME INDUSTRI (Pengolahan Tahu dan Tempe) DI DESA BEJI BATU MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_PENDAPATAN_HOME_INDUSTRI.pdf

Download (42kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Analisis Pendapatan Home Industri (Pengolahan Tahu dan Tempe) di Desa Beji Batu Malang” dengan pokok permasalahan yang akan dipercaya adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan yang dipengaruhi oleh faktor upah tenaga kerja, biaya bahan baku dan modal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh modal, upah tenaga kerja dan biaya bahan baku terhadap pendapatan pada home industri tahu dan tempe Hipotesa yang digunakan dalam penelitian ini adalah diduga bahwa faktor modal, upah tenaga kerja dan biaya bahan baku mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan dan diduga bahwa faktor modal merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan pada home industri tahu dan tempe. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS yang tentunya mengacu pada fungsi Cobb Douglas dengan menggunakan logaritma sehingga diketahui koefisienya dengan mudah. Analisa regresi ini merupakan analisa untuk pengaruh antara variabel bebas yang meliputi modal (X1), upah tenaga kerja (X2) dan biaya bahan baku (X3) dan Y merupakan variabel pendapatan sebagai variabel terikatnya. Sedangkan pengujian hipotesa mnggunakan uji regresi parsial (uji t) dan uji simultan (uji f). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara persial (uji t) variabel bebas X1 (modal) memiliki t hitung sebesar 42,818 variabel bebas X2 (upah tenaga kerja) memiliki t hitung sebesar - 2,353 dan variabel bebas X3 (biaya bahan baku) memiliki t hitung sebesar – 2,096 sehingga variabel bebas X1 (modal) variabel bebas X2 (upah tenaga kerja) dan variabel bebas X3 (biaya bahan baku) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat Y (pendapatan) dimana pada tingkat signifikan 5 % nilai t tabel adalah 947,233 jadi sesuai dengan persamaan linier berganda adalah : Y = 51233,195 + 2,358 X1 – 2,726 X2 -- 0,110 X3 Hal ini menunjukan bahwa modal, upah tenaga kerja dan biaya bahan baku mempunyai penngaruh yang signifikan terhadap pendapatan. Pada koefisien determinasi sebesar 0,985 ini berarti keberadaan variabel terikat Y (pendapatan) mampu memberikan kontribusi dalam menjelaskan produktifitas sebesar 98,5 % sedangkan sisanya 1,5 % dijelaskan oleh variabel lain. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa industri kecil yang ada didesa beji batu malang sebaiknya menggunakan kombinasi modal, upah tenaga kerja dan biaya bahan baku sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan semaksimal mungkin, akan tetapi bukan berarti terlepas dari faktor lainya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 11 Jun 2012 05:29
Last Modified: 11 Jun 2012 05:29
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/7082

Actions (login required)

View Item View Item