ANALISA PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PABRIK TEHDI DESA SERAH KENCONG WLINGI KABUPATEN BLITAR TAHUN 2000-2004

CAHYADI, DEMMY EKO (2006) ANALISA PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA PABRIK TEHDI DESA SERAH KENCONG WLINGI KABUPATEN BLITAR TAHUN 2000-2004. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISA_PENYERAPAN_TENAGA_KERJA_PADA_PABRIK_TEHDI_DESA_SERAH_KENCONG_WLINGI_KABUPATEN_BLITARTAHUN_2000_-_2004.pdf

Download (4kB) | Preview

Abstract

Pada umumnya dalam kaitan pembangunan masyarakat ini tidak akan pernah lepas dari jaminan pemerintah. Kepada setiap warga negara untuk memperoleh kesempatan kerja dan kehidupan yang layak, berarti pembangunan yang dilaksanakan bangsa Indonesia sedikit banyak harus menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh upah, besarnya penjualan dan mengetahui faktor mana diantara kedua hal tersebut yang paling dominan terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja. Dari penelitian yang dilakukan terhadap tenaga kerja buruh pabrik teh sebanyak 48 orang untuk triwulan pertama. Yang mana usia 36-45 tahun dianggap mempunyai produktifitas kerja yang masih optimal dan mereka semua kebayakan berpendidikan lulusan SLTP dan SD. Dari peubah yang ditetapkan selanjutnya dapat dirumuskan hipotesis dalam penelitian yaitu diduga bahwa upah (X1), penjualan (X2) mempunyai pengaruh terhadap besarnya penyerapan tenaga kerja (Y). Berdasarkan uji dengan metode analisis regresi linier berganda dapat disimpulkan bahwa semua variabel bebas secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat karena disini nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel. Dengan nilai determinasi (R2) sebesar 0,992 dengan F hitung sebesar 1008,935 dengan nilai F tabel sebesar 3,55 pada tingkat signifikan 5%. Karena nilai F hitung lebih besar dari F tabel berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara upah (X1) dan penjualan hasil teh (X2) terhadap penyerapan tenaga kerja (Y). Dari hasil (R2) (R adjusted square) = 0,991 dapat dikatakan bahwa 99,1% penyerapan tenaga kerja (Y) disebabkan oleh perubahan variabel jumlah upah. (XI), penjualan hasil teh (X2) secara bersama-sama dan sisanya yang 9% atau 0,009 disebabkan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model penelitian ini. Berdasarkan nilai uji variabel pengaruh bebas secara individu (parsial) terhadap, variabel terikat yaitu dengan membanding t hitung dengan t tabel, karena t hitung jumlah variabel jumlah upah (Xl) sebesar 2,236 penjualan hasil teh (X2) sebesar 21,001 lebih besar dari t tabel sebesar 1,7341 maka keputusan tehadap Ho ditolak dan Ha diterima dengan hipotesis bahwa variabel bebas secara individu mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel terikat dapat diterima.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 06 Jun 2012 03:57
Last Modified: 06 Jun 2012 03:57
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6693

Actions (login required)

View Item View Item