RESPON TANAMAN PADI (Oryzaa sativa L.) TERHADAP SISTEM OLAH TANAH DAN CARA TANAM YANG BERBEDA

Budiarti, Lilis (2006) RESPON TANAMAN PADI (Oryzaa sativa L.) TERHADAP SISTEM OLAH TANAH DAN CARA TANAM YANG BERBEDA. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
RESPON_TANAMAN_PADI_%28Oryzaa_sativa_L.%29_TERHADAP_SISTEM.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tanaman padi (Oryza sativa L.) terhadap sistem pengolahan tanah dan cara tanam yang berbeda. Hipotesis dari percobaan ini adalah kombinasi antara sistem pengolahan tanah dan cara tanam, sistem tanpa olah tanah dan cara tanam benih langsung dapat meningkatkan poduktifitas tanaman padi pada satu musim tanam. Penelitian ini dilakukan di Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Penelitian ini dimulai pada bulan November 2004 dan diakhiri pada bulan Maret 2005 dan terdiri dari 2 faktor yang disusun berdasarkan Rancangan Petak Terpisah (RPT) dengan RAK yang di ulang 3 kali. petak utama yaitu pengolahan tanah (O) terdiri atas 3 level : tanpa olah tanah (O1), olah tanah minimum (O2) dan olah tanah sempurna (O3). Anak petak adalah cara tanam (C) terdiri atas 4 level : tanam benih langsung (C1), tanam pindah (C2), legowo tanam benih langsung (C3) dan legowo tanam pindah (C4). Pengamatan dilakukan dengan interval 14 hari sekali yang dimulai pada umur 39 hari setelah tanam dan diakhiri pada 95 hari setelah tanam. Adapun parameter yang diamati terdiri dari 3 parameter pengamatan yaitu parameter non-destruktif yang terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun dan jumlah anakan per rumpun. Parameter destruktif terdiri dari luas daun dan parameter panen terdiri dari jumlah malai per rumpun, jumlah biji per malai, bobot gabah isi per malai, berat gabah kering giling dan hasil gabah per hektar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan sistem olah tanah sempurna dan cara tanam benih langsung dengan model tanam jajar legowo dapat meningkatkan pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah anakan) tanaman padi. Perlakuan sistem olah tanah sempurna ternyata dapat meningkatkan pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan dan luas daun) serta komponen hasil (jumlah malai per rumpun) tanaman padi. Sedangkan hasil (berat gabah kering giling dan hasil gabah) sama pada perlakuan sistem pengolahan tanah, baik tanpa olah tanah, olah tanah minimum maupun olah tanah sempurna. Perlakuan model tanam legowo dengan cara tanam benih langsung dapat meningkatkan pertumbuhan (jumlah daun, jumlah anakan dan luas daun) dan hasil (jumlah malai per rumpun dan bobot gabah per malai) tanaman padi. Sedangkan pada hasil (berat gabah kering giling dan hasil gabah) menunjukkan hasil yang sama baik perlakuan cara tanam benih langsung dan cara tanam pindah dengan model tanam biasa maupun cara tanam benih langsung dan cara tanam pindah dengan model tanam legowo.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agronomy
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 06 Jun 2012 03:01
Last Modified: 06 Jun 2012 03:01
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6675

Actions (login required)

View Item View Item