EFFECTIVITY OF SAFETY RIDING PROGRAM IMPLEMENTATION FOR TWO WHEEL VEHICLE IN DISCRESING HIGH WAY ACCIDENT (POLWILTABES OF SURABAYA CASE)

Bekti Wibowo, Moh (2006) EFFECTIVITY OF SAFETY RIDING PROGRAM IMPLEMENTATION FOR TWO WHEEL VEHICLE IN DISCRESING HIGH WAY ACCIDENT (POLWILTABES OF SURABAYA CASE). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
EFFECTIVITY_OF_SAFETY_RIDING_PROGRAM_IMPLEMENTATION.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Objek study dalam penelitian ini adalah mengenai Efektifitas Pemberlakuan Program Safety Riding pada Kendaraan Bermotor dalam Menekan Kecelakaan Lalu Lintas. Dimana ST Kapolda Jatim No. P1: ST/89/IX/2005, Dit lantas Polda Jatim Tanggal 9 September 2005 Tentang Pelaksanaan Program Safety Riding. Lalu lintas sebagai bagian dari sistem pengangkutan nasional menempati posisi vital dan strategis dalam pembangunan nasional. Pengaruh kelancaraan lalu lintas dan dampaknya dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu pengelolahan lalu lintas pada dasarnya adalah memaksimalkan dampak positif dan meminimalkan dampak negatif yang timbul dari kegiatan lalu lintas. Fenomena kemacetan di Surabaya yang tingkat kemacetannya semakin tinggi dan penyebarannya yang semakin melebar disebabkan oleh pertumbuhan jalan yang tidak seimbang dengan pertumbuhan kendaraan bermotor. Dengan pertumbuhan kendaraan yang pesat dan pertumbuhan jalan yang nol persen mengakibatkan banyaknya kecelakaan lalu lintas dan korban Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui seberapa jauh efektifitas pemberlakuan Safety Riding dan pengaruhnya dalam menekan kecelakaan lalu lintas dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam program safety riding. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah Deskriptif Analisis. Sehingga dalam hal ini penulis menggambarkan secara keseluruan fakta-fakta hukum yang ada, untuk selanjutnya dianalisis secara kritis dan lebih mendalam. Penulis dalam penelitian ini mendapatkan hasil, bahwa pemberlakuan program safety riding belum efektif, karena dalam substansi produk hukum pelaksananya tidak mengikat pada masyarakat dan juga produk hukum itu bertentangan dengan peraturan diatasnya, belum optimalnya aparat kepolisian dalam melaksanakan program tersebut dan kurang mematuhinya masayarakat terhadap program tersebut hal ini terbukti 52 % masyarakat kadang-kadang melaksanakan program tersebut. Dan juga pemberlakuan itu belum berpengaruh terhadap kecelakaan lalu lintas terbukti ada peningkatan kecelakaan pada kendaraan roda dua sebesar 3% setelah pemberlakuan program tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program safety riding belum efektif dan juga belum berpengaruh dalam menekan tingkat kecelakaan lalu lintas.hal ini disebabkan karena ketiga sistem yaitu subtansi, struktur, cultur belum bisa bekerja dengan baik, sehingga hasil yang diperoleh tidak memuaskan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 06 Jun 2012 02:38
Last Modified: 06 Jun 2012 02:38
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6651

Actions (login required)

View Item View Item