HAMBATAN DAN UPAYA PENYIDIK DALAM MENANGANI KASUS TINDAK PIDANA MALAP RAKTEK KEDOKTERAN(Studi kasus di Polres Lamongan)

HENDRIE RAHMAWATI , FIVA (2007) HAMBATAN DAN UPAYA PENYIDIK DALAM MENANGANI KASUS TINDAK PIDANA MALAP RAKTEK KEDOKTERAN(Studi kasus di Polres Lamongan). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
HAMBATAN DAN UPAYA PENYIDIK DALAM MENANGANI KASUS TINDAK PIDANA MALAP RAKTEK KEDOKTERAN.pdf

Download (162kB) | Preview

Abstract

Seorang yang berprofesi sebagai dokter dalam suatu management rumah sakit atau dokter praktek dianggap oleh masyarakat sebagai profesi yang sangat menyenangkan. Status dokter dimata publik digolongkan sebagai orang yang terpandang karena berkecukupan secara materi. Profesi dokter juga dianggap sangat mulia, karena tugasnya menyelamatkan jiwa manusia dan menggobatinya dari penyakit tertentu. Dokter yang melakukan kelalaian berat atau melakukan kegagalan dalam penanganan medis sering dianggap hal yang biasa, bahkan dianggap suatu takdir pasien jika sampai meninggal dunia. Malapraktek kedokteran merupakan kesalahan profesi yang diperbuat dokter, kelalaian berat dalam menjalankan pekerjaannya dibawah standar profesi dokter dalam situasi yang sama dan rata-rata masuk akal dimana seharusnya dia memiliki keahlian untuk menghindari kelalaian tersebut. Malapraktek kedokteran merupakan sesuatu yang intern dengan kriminalitas telah berada di tengah-tengah masyarakat dan semakin tidak bisa dielakkan. Aparat kepolisian sebagai salah satu instansi penegak hukum, banyak kesulitan dan kendala untuk mengungkap kasus tersebut, karena dalam proses hukumnya selalu terbentur dengan Kode Etik Kedokteran dan Rahasia Kedokteran. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui permasalahan-permasalahan tersebut dengan mengangkat permasalahan : 1) Faktor-faktor yang menjadi hambatan penyidik dalam menangani kasus tindak pidana malapraktek kedokteran ? 2) Upaya-upaya yang dilakukan penyidik dalam menangani kasus tindak pidana malapraktek kedokteran ? Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis. Peraturan yang ada kaitannya dengan tindak pidana malapraktek kedokteran dan pelaksanaannya dari aturan yang terkait dengan upaya polisi dalam menangani tindak pidana malapraktek kedokteran yang ada di masyarakat. Melalui penelitian yang mendalam dan sangat teliti, penelitian ini mendapatkan hasil bahwa polisi dalam menangani kasus tindak pidana malapraktek kedokteran banyak mengalami hambatan-hambatan. Baik itu hambatan secara ekstern maupun intern. Polisi sebagai badan pemerintahan yang bertugas memelihara keamanan ketertiban umum harus mampu melindungi masyarakat dari segala bentuk kejahatan termasuk kejahatan dalam dunia medis. Begitu banyaknya kasus tindak pidana malapraktek kedokteran yang sulit untuk diungkap, ternyata penegak hukum kita berusaha untuk melakukan penyidikan dalam menangani tindak pidana malapraktek kedokteran. Walaupun demikian, polisi telah melakukan upaya-upaya konkrit untuk menyelesaikan kasus tersebut, seperti dengan cara memberikan penerangan kepada masyarakat tentang kesadaran hukum dan masyarakat diharapkan untuk tidak takut menjadi saksi serta melakukan pendekatan kepada saksi ahli terkait kasus malapraktek kedokteran.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 05 Jun 2012 06:10
Last Modified: 05 Jun 2012 06:10
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6613

Actions (login required)

View Item View Item