PENERAPAN PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH KARYAWAN (ESOP) DAN PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG SAHAM MINORITAS (Studi Kasus Pada Privatisasi PT Indosat Tbk Jakarta)

Asri Ardani, Sylvia (2006) PENERAPAN PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH KARYAWAN (ESOP) DAN PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG SAHAM MINORITAS (Studi Kasus Pada Privatisasi PT Indosat Tbk Jakarta). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN_PROGRAM_KEPEMILIKAN_SAHAM.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Salah satu perwujudan pengembangan PT untuk rakyat banyak, antara lain melalui jalur agar saham-saham dapat dimiliki oleh para karyawannya meskipun Perusahaan tersebut dikuasai oleh pihak asing. Program ini dikenal dengan nama program kepemilikan saham oleh karyawan (Employee Stock Ownership Program, ESOP). Setelah proses privatisasi program ini tidak mengalami perkembangan yang berarti karena jumlah saham yang berhak dimiliki karyawan dari 4 % menjadi 3 % saja. Selain itu Perusahaan juga kurang memberi perlindungan terhadap pemegang saham minoritas khususnya karyawan. Sampai saat ini memang masih belum ada Undang-Undang yang secara khusus mengatur tentang program kepemilikan saham oleh karyawan maupun perlindungan hukum terhadap pemegang saham minoritas di suatu Perusahaan. Dalam penelitian yang dilakukan oleh penulis dan literature yang didapatkan sebelumnya telah menggambarkan bagaimana kedudukan karyawan sebagai pemegang saham minoritas di suatu Perusahaan, dan bagaimana perlindungan hukum yang diberikan pada pemegang saham minoritas menurut Undang-Undang Perseroan Terbatas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran sejauh mana penerapan program kepemilikan saham oleh karyawan yang diterapkan di PT Indosat Tbk, serta bagaimana perlindungan hukum bagi pemegang saham minoritas khususnya karyawan di PT Indosat Tbk. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa penerapan program kepemilikan saham oleh karyawan di PT Indosat Tbk kurang optimal. Karena setelah proses privatisasi karyawan tidak diikutsertakan dalam kepemilikan saham di Perusahaan, karena pihak Direksi utama menginginkan investor lain untuk menanamkan sahamnya di Perusahaan. Setelah proses privatisasi berjalan beberapa bulan barulah karyawan diikutsertakan dalam kepemilikan saham di Perusahaan. Selain itu, Perusahaan juga kurang memberikan perlindungan hukum kepada pemegang saham minoritas, khususnya karyawan karena Direksi memang tidak memberikan perlindungan yang berlebihan kepada pemegang saham minoritas.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 05 Jun 2012 02:23
Last Modified: 05 Jun 2012 02:23
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6569

Actions (login required)

View Item View Item