Kualitas Mikrobiologis Jamu Beras Kencur yang Dijual oleh Penjual Jamu Tradisional Di Pasar Sampang – Madura

Asiyah, Siti (2006) Kualitas Mikrobiologis Jamu Beras Kencur yang Dijual oleh Penjual Jamu Tradisional Di Pasar Sampang – Madura. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN_MODEL_PENGUKURAN_KINERJA_BALANCED_SCORECARD_PADA_PT.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Jamu beras kencur merupakan salah satu jamu yang disukai masyarakat dan diakui oleh pemerintah sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Sebagian besar bahan baku jamu beras kencur mengandung senyawa kimia yang merupakan medium pertumbuhan yang baik bagi mikroorganisme. Mikroorganisme dapat mencemari jamu beras kencur karena didukung oleh kondisi lingkungan yang memungkinkan mikroorganisme tumbuh dan berkembang. Pencemar jamu beras kencur dapat berasal dari bahan baku, alat – alat pengolahan, proses pengolahan, pekerja, lingkungan pengolahan, dan lingkungan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka lempeng total koloni bakteri, angka lempeng total koloni jamur, adanya cemaran bakteri Staphylococcus aureus, dan Escherichia coli serta kualitas mikrobiologis jamu beras kencur berdasarkan Standar Nasional Industri (SNI) beras kencur cair No. 01-3550-1994. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yang dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus sampai dengan 24 September 2005 di Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Malang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 600 ml dari 6 sampel jamu beras kencur yang dijual oleh penjual jamu tradisional yang menetap di Pasar Sampang- Madura dengan 4 kali ulangan. Analisis mikrobiologi untuk koloni bakteri, koloni jamur, dan Staphylococcus aureus dengan menghitung total koloni, sedangkan untuk menghitung Escherichia coli pada jamu beras kencur menggunakan metode MPN (Most Probable Number) dan dibandingkan dengan SNI No. 01-3550-1994. Hasil penelitian menunjukkan rerata jumlah total koloni bakteri 8,9 x 105 unit koloni / ml sampel, koloni jamur 1,2 x 105 unit koloni / ml sampel, Staphylococcus aureus 4,3 x 104 unit koloni / ml sampel dan Escherichia coli 1,6 x 105 APM / ml sampel. Jamu beras kencur yang dijual oleh penjual jamu tradisional di Pasar Sampang – Madura tidak memenuhi kualitas mikrobiologis jamu beras kencur cair yang ditetapkan SNI No. 01-3550-1994 bahwa angka lempeng total koloni maksimum 2.102 unit koloni / ml, Staphylococcus aureus harus nol dan Escherichia coli < 3.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Biology Education
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 04 Jun 2012 07:03
Last Modified: 04 Jun 2012 07:30
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6500

Actions (login required)

View Item View Item