Peranan Polri dalam Mencegah dan Menanggulangi Kejahatan Perdagangan Anak Dalam Bentuk Eksploitasi Seksual

Arifianto, Sugeng (2006) Peranan Polri dalam Mencegah dan Menanggulangi Kejahatan Perdagangan Anak Dalam Bentuk Eksploitasi Seksual. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
Peranan_Polri_dalam_Mencegah_dan_Menanggulangi_Kejahatan.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Kelangsungan suatu Negara dimasa depan sangat tergantung pada generasi muda penerus bangsa, yaitu anak. Berarti anak mempunyai peran yang sangat penting bagi Negara. Melihat betapa pentingnya peran anak dalam suatu Negara maka Negara harus memberikan jaminan perlindungan terhadap anak berupa peraturan yaitu Undang-undang.Undang-undang No. 23 Tahun 2003 Tentang Perlindungan Anak adalah aturan terbaru untuk menjamin hak-hak anak. Lalu bagaimana pelaksanaan Undang-undang tersebut, apakah sudah dilaksanakan secara benar atau belum? Terkait dengan pelaksanaan apakah Undang-undang tentang Perlindungan Anak ini sudah dilaksanakan atau belum, hal ini terkait dengan peranan Polri selaku alat Negara yang mempunyai fungsi dalam menegakkan hukum. Anak sebagian dari warga Negara yang sangat rentan menjadi korban kejahatan membutuhkan suatu perlindungan dari Negara dan hal itu dijalankan oleh Polri. Untuk mengetahui apakah apakah Polri sudah melaksanakan tugasnya maka dalam penelitian ini permasalahan yang muncul adalah: Bagaimana peranan Polwiltabes Surabaya dalam menangani kejahatan perdagangan anak dalam bentuk eksploitasi seksual dan kendala-kendala yang dialami serta bagaimana upaya mengatasinya? Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis yang menjawab permasalahan melalui sudut pandang hukum berdasarkan peraturan perundang-undangan yang dihubungkan dengan kondisi obyektif atau realitas dilapangan yang tujuannya adalah untuk menjawab permasalahan yang dikemukakan. Berdasarkan hasil penelitian dari 7 kasus yang ditangani terdapat 24 orang korban yaitu: a. pada tahun 2003 terdapat 2 kasus dengan 12 korban, kasus pertama terjadi pada bulan januari dengan 1 orang korban dan tertangkap seorang pelaku, kasus kedua terjadi pada bulan februari dengan 11 orang korban dan tertangkap 2 orang pelaku dan 1 orang pelaku. b. pada tahun 2004 tidak ada kasus. c. pada tahun 2005 terdapat 2 kasus dengan 2 korban, kasus pertama terjadi pada bulan februari dengan 1 orang korban dan tertangkap seorang germo, kasus kedua terjadi pada bulan maret dengan 1 orang korban, dan tertangkap seorang germo. d. pada tahun 2006 terdapat 3 kasus dengan 10 orang korban, kasus pertama terjadi pada bulan maret dengan 5 korban, dan tertangkap seorang pelaku dan 2 orang germo, kasus kedua terjadi pada bulan mei dengan 2 korban dan tertangkap 1 orang germo, kasus ketiga terjadi pada bulan juli dengan 3 korban, dan tertangkap 1 orang germo. Dari kasus-kasus yang terjadi Polwiltabes Surabaya melakukan upaya-upaya yaitu upaya preventif dan upaya represif, upaya-upaya tersebut dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi kejahatan perdagangan anak dalam bentuk eksploitasi seksual. Upaya preventif yang dilakukan yaitu sosialisasi tentang Undang-undang perlindungan anak, sedangkan upaya represif yang dilakukan yaitu dengan pemberian sanksi kepada pelaku dan pihak-pihak yang terkait perdagangan anak dalam bentuk eksploitasi seksual. Upaya-upaya yang dilakukan Polwiltabes Surabaya baik upaya preventif maupun upaya represif masih belum mengenai sasaran yang tepat artinya sosialisasi yang dilakukan belum pada masyarakat kecil sebagai korban, pemberian saksi juga tidak menggunakan UUPA tetapi hanya menggunakan KUHP yang ancamannya hanya sebentar sehingga tidak memberi efek jera kepada pelaku. Seharusnya Polwiltabes Surabaya melakukan sosialisasi ke desa-desa, pemberian sanksi juga harus menggunakan UUPA selain KUHP sehingga memberi efek jera kepada pelaku.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 04 Jun 2012 03:41
Last Modified: 04 Jun 2012 03:41
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6475

Actions (login required)

View Item View Item