KINERJA PERPAJAKAN DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN PASURUAN PADA SEKTOR PAJAK DAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)

Ferry Effendi, Riche (2007) KINERJA PERPAJAKAN DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN PASURUAN PADA SEKTOR PAJAK DAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KINERJA_PERPAJAKAN_DINAS_PENDAPATAN_DAERAH_KABUPATEN_PASURUAN_PADA_SEKTOR_PAJAK_DAERAH_UNTUK_MENINGKATKAN_PENDAPATAN_ASLI_DAERAH.pdf

Download (10kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Pasuruan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja perpajakan Dispenda Kabupaten Pasuruan pada sektor pajak daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Data yang dipergunakan adalah data primer berupa hasil wawancara dan data sekunder berupa laporan atau dokumen yang berkaitan dengan pajak daerah. Metode analisa yang digunakan untuk mengetahui bagaimana kinerja perpajakan Dispenda Kabupaten Pasuruan pada sektor pajak daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) adalah analisa deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan temuan-temuan hasil penelitian dan menguraikannya untuk mengetahui fakta yang sebenarnya. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja perpajakan Dinas Pendapatan Daerah pada sektor pajak daerah adalah berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 43 Tahun 1999 tentang Sistem dan Prosedur Administrasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Didalam menjalankan kinerjanya, staff Dispenda dari setiap sub-sub bagian di awasi langsung oleh Kadispenda Kabupaten Pasuruan sesuai dengan sistem birokrasi yang ada. Sistem pengawasan yang diterapkan Dispenda Kabupaten Pasuruan adalah Sistem Pengawasan Melekat atau Sistem Pengawasan Atasan Langsung. Dalam hal ini, Kepala Dinas dalam melakukan pengawasannya adalah dengan pengawasan langsung ke sub-sub seksi. Sistem pengawasan dilakukan berdasarkan sistem administrasi pajak daerah. Pengawasan tersebut dilakukan pada bagian pendaftaran dan pendataan, bagian penetapan, bendahara khusus penerima, bagian pembukuan dan pelaporan, bagian penagihan, kemudian melakukan evaluasi atas pelaksanaan pengawasan langsung tersebut yang dilakukan oleh Kadispenda Kabupaten Pasuruan setelah seluruh proses/tahapan pengawasan dan pemeriksaan selesai dikerjakan. Rekomendasi yang diberikan yaitu a) Dispenda Kabupaten Pasuruan sebaiknya menyelenggarakan even/kegiatan yang bertujuan menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat agar meningkatkan kesadaran wajib pajak akan pentingnya pajak dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dan pembangunan daerah Pasuruan, b) Dari segi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Dispenda, Dispenda perlu menyediakan sarana untuk menampung keluhan Wajib Pajak (WP) yang dapat dijadikan sebagai masukan berupa kotak saran pengaduan, blangko kartu komentar yang dapat di isi langsung oleh masyarakat dalam menyampaikan keluhannya. Demikian juga Kepala Dispenda diharapkan memberikan motifasi kepada staffnya baik dalam bentuk reward dan sanksi yang tidak disiplin, c) Evaluasi atas pelaksanaan pengawasan sebaiknya dikaji secara terus menerus agar risiko terjadinya penyelewengan dan penyimpangan dapat diperkecil atau hilang sama sekali, d) Penelitian selanjutnya diharapkan tidak hanya dilakukan di Dispenda Kabupaten Pasuruan, tetapi diperluas pada kabupaten-kabupaten lain terutama kabupaten/kota yang memiliki pendapatan asli daerah yang tinggi agar diperoleh gambaran yang lebih luas tentang pajak daerah dan pengawasan yang dilakukan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 02 Jun 2012 06:27
Last Modified: 02 Jun 2012 06:27
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6427

Actions (login required)

View Item View Item