STUDI PEMBUATAN KARAGINAN DARI RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii (KAJIAN LAMA EKSTRAKSI DAN SUHU PENGERINGAN)

Fera Wati Marlangin, Ratna (2007) STUDI PEMBUATAN KARAGINAN DARI RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii (KAJIAN LAMA EKSTRAKSI DAN SUHU PENGERINGAN). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
STUDI_PEMBUATAN_KARAGINAN_DARI_RUMPUT_LAUT_Eucheuma_cottonii.pdf

Download (125kB) | Preview

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya interaksi antara perlakuan lama ekstraksi dan suhu pengeringan serta mengetahui pengaruh lama ekstraksi dan suhu pengeringan dalam pembuatan karaginan. Jenis rumput laut yang banyak diperdagangkan di Indonesia adalah jenis Carrageenophytes, yaitu jenis rumput laut penghasil karaginan seperti Eucheuma cottonii dan Eucheuma spinosum. Karaginan dibedakan menjadi tiga golongan berdasarkan sifat jelly yang terbentuk yaitu : kappa karaginan (jelly bersifat kaku dan getas serta keras). Dengan lama ekstraksi dan suhu pengeringan ini diharapkan dapat meningkatkan kulitas karaginan yang tinngi. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial, yang terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan. Faktor yang dicobakan adalah faktor I : lama ekstraksi (1 jam, 2 jam, 3 jam) dan faktor II : suhu pengeringan (50o C, 55o C, 60o C). Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah rendemen, kadar air, kadar abu, derajat keputihan, viskositas, kadar sulfat, kandungan alkohol, kadar CaCO3, kekuatan gel dan kadar logam (Pb). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi yang nyata antar lama ekstraksi dan suhu pengeringan terhadap kadar abu dan viskositas. Lama ekstraksi berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu, viskositas, dan kekuatan gel. Sedangkan suhu pengeringan berpengaruh terhadap rendemen, kadar abu dan viskositas. Perlakuan terbaik diperoleh dari kombinasi perlakuan L2S1 (Lama Ekstraksi 2 jam dan Suhu Pengeringan 50o C) yang menghasilkan karaginan dengan rendemen 11,34%, kadar air 12,65%, kadar abu 17,31%, derajat keputihan 27,24, viskositas 4,83 cps, kadar sulfat 0,08%, kandungan alkoholnya negatif, kadar CaCO3 0,08%, kekuatan gel 4,35 mm/g/detik dan tidak mengandung logam Pb dengan ambang batas 0,009 mg/L, sedangkan logam Cu yang terdapat pada karaginan sebesar 0,033 ppm dengan ambang batas 0,008 mg/L maka masih aman untuk dikonsumsi oleh manusia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Agrotechnology
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 02 Jun 2012 03:51
Last Modified: 02 Jun 2012 03:51
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6414

Actions (login required)

View Item View Item