PENERAPAN KONSEP RAY HELDON TENTANG MEDIA MASSA DALAM MAJALAH INTERNAL KEHUMASAN Studi Terhadap Majalah Tunggal Dharma Vishuda Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan

Febriani, Amalia (2007) PENERAPAN KONSEP RAY HELDON TENTANG MEDIA MASSA DALAM MAJALAH INTERNAL KEHUMASAN Studi Terhadap Majalah Tunggal Dharma Vishuda Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENERAPAN_KONSEP_RAY_HELDON_TENTANG_MEDIA_MASSADALAM_MAJALAH_INTERNAL_KEHUMASANStudi_Terhadap_Majalah_Tunggal_Dharma_Vishuda_Kepolisian_DaerahKalimantan_Selatan1.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Majalah internal diterbitkan untuk keperluan publik di dalam perusahaan/organisasi, terutama para karyawan yang sehari­hari bekerja dalam lingkungan perusahaan/organisasi tersebut. Majalah internal walaupun ditujukan hanya kepada publik internal perusahaan/organisasi, tetapi tetap mempunyai fungsi yang sama dengan majalah umum lainnya pada media massa, yang tentunya sudah disesuaikan dengan diri para karyawannya. Pesan pada media massa tentunya agak berbeda dengan media internal. Sifat pesan pada media massa yang umum, universal, mencakup berbagai hal dan berbagai tempat, tidak dapat kita temui pada media internal kehumasan. Hal ini dikarenakan komunikan pada media internal adalah homogen atau dengan kata lain adalah orang atau sekelompok orang yang memiliki minat yang sama terhadap sesuatu, bisa berupa kebijakan perusahaan, tujuan, maupun keputusan dari pihak manajemen. Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) sebagai suatu badan pemerintah yang memiliki karyawan dalam jumlah besar juga berupaya mewujudkan hubungan timbal balik yang baik antara atasan dan bawahan, dan juga untuk mengurangi kesalahpahaman yang mungkin terjadi akibat adanya kekurangjelasan informasi atau kebijakan dengan cara menerbitkan media internal atau bisa juga disebut dengan produk humas Polda Kalsel, salah satunya adalah majalah Tunggal Dharma Vishuda. Majalah internal walaupun hanya untuk kalangan karyawan atau publik internal perusahaan saja, sebaiknya tetap memenuhi kebutuhan setiap orang secara umum. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana penerapan Ray Heldon mengenai media massa dalam majalah internal kehumasan pada majalah Tunggal Dharma Vishuda, sebagai media internal milik Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti mengambil rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana penerapan konsep Ray Heldon pada majalah Tunggal Dharma Vishuda Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Edisi 1­6 Tahun 2006? Jenis pesan apa yang paling sering muncul dari konsep Ray Heldon pada majalah Tunggal Dharma Vishuda Polda Kalsel edisi 1­6 tahun 2006? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan konsep Ray Heldon pada majalah Tunggal Dharma Vishuda dan jenis pesan yang sering muncul dari konsep Ray Heldon tersebut. Adapun tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif konfirmatif dengan fokus penelitian persuasi, informasi, pendidikan, iklan, hiburan, serta analisis dan interpretasi. Unit analisis yang digunakan adalah majalah Tunggal Dharma Vishuda edisi 1­6 Th 2006. Berdasarkan data yang ada serta hasil analisa yang dilakukan, maka pada majalah Tunggal Dharma Vishuda konsep Ray Heldon mengenai media massa sudah dapat diterapkan walaupun masih ada satu kategori yang belum terpenuhi, yaitu kategori hiburan. Sedangkan untuk jenis pesan yang sering muncul adalah informasi dengan jumlah frekuensi dari ketiga majalah sebesar136,8 %.Untuk kategori persuasi jumlah frekuensinya sebesar 16%, pendidikan sebesar 21,5 %, iklan sebesar 16,5 %, dan analisis dan interpretasi memiliki jumlah frekuensi sebesar 109,2 %.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: N Fine Arts > NE Print media
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 02 Jun 2012 03:40
Last Modified: 02 Jun 2012 03:40
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6411

Actions (login required)

View Item View Item