KUALITAS KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Studi pada Instalasi Rawat Darurat – Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar Malang

Albaar, Mujriah (2006) KUALITAS KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Studi pada Instalasi Rawat Darurat – Rumah Sakit Umum Dr. Saiful Anwar Malang. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
KUALITAS_KOMUNIKASI_DALAM_MENINGKATKAN_PELAYANAN_PUBLIK_Studi_pada_Instalasi_Rawat_Darurat.pdf

Download (70kB) | Preview

Abstract

Keywords: Kualitas Komunikasi, Pelayanan Publik Komunikasi sebagai jembatan dalam memulai suatu hubungan serta berjalan dua arah sangatlah dibutuhkan dalam pelayanan publik. Melayani dan dilayani adalah merupakan salah satu bentuk proses interaksi dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini dapat terlihat dalam segala macam bentuk layanan publik atau instansi seperti di pemerintahan, swasta, universitas, sekolah, hotel dan rumah sakit. Kenyataan bahwa kesehatan merupakan urgency yang tidak dapat dilepaskan demi kelangsungan hidup manusia menjadikan komunikasi sebagai urutan kedua. Penelitian dengan jenis deskriptif kualitatif ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2006 di IRD-RSU Dr. Saiful Anwar Malang, Jl. Jaksa Agung Soeprapto No 2 Malang. Penelitian ini menganalisis elemen-elemen komunikasi efektif yang dapat meningkatkan pelayanan instansi kepada publik berdasarkan harapan dan keinginan penggunanya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian menggunakan teknik triangulasi dalam menguji keabsahan data dengan sistem analisis selama dan setelah pengumpulan data. Informan yang digunakan sebagai unit analisa berjumlah dua puluh tujuh orang terdiri dari pengguna dan petugas IRD-RSU Dr. Saiful Anwar Malang, yang diambil berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan tingginya proses interaksi yang terjadi pada instalasi rawat darurat (IRD) Rumah Sakit Umum (RSU) Dr. Saiful Anwar Malang berada pada proses triage yaitu suatu proses pensortiran terhadap pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan. Setelah melewati proses triage pasien akan ditempatkan pada kamar-kamar yang disesuaikan dengan tingkat kegawatan berdasarkan prioritas dan respon time dalam menanganinya. Kesenjangan tertinggi dalam proses komunikasi terjadi pada proses penetapan skala prioritas pasien, dimana pengguna IRD tidak memperoleh informasi secara lisan tentang skala prioritas dan respon time yang diatur dalam IRD-RSU Dr. Saiful Anwar Malang. Hal ini berbeda dengan kepuasan pengguna atas sumber yang menyampaikan informasi kesehatan kerabatnya. Komunikasi tertulis yang telah dilaksanakan pihak IRD, tidak mampu menerpa penggunanya, selain karena beragamnya latar belakang pengguna IRD dan ix rendahnya budaya membaca dikalangan pengguna adalah pengutamaan penggunaan bahasa Asing dalam informasi tersebut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa meskipun IRD-RSU Dr. Saiful Anwar Malang telah memenuhi harapan penggunanya dalam hal pelayanan medis, tidak demikian dalam proses komunikasi. Komunikasi yang diterapkan pada suatu instansi seharusnya disesuaikan dengan publik yang dilayaninya. Untuk pengguna IRD-RSU Dr. Saiful Anwar Malang, Komunikasi secara lisan jauh lebih mengena penggunanya dibandingkan dengan komunikasi tertulis.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Sience
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 01 Jun 2012 03:23
Last Modified: 01 Jun 2012 03:23
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6343

Actions (login required)

View Item View Item