PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH PADA POKOK BAHASAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN MELALUI METODE BERMAIN DIENES DI KELAS IV SDN II SUMBER PASIR PAKIS MALANG

Afrisnia Sari, Dwi (2006) PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH PADA POKOK BAHASAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN MELALUI METODE BERMAIN DIENES DI KELAS IV SDN II SUMBER PASIR PAKIS MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PEMBELAJARAN_PEMECAHAN_MASALAH_PADA_POKOK_BAHASAN_PENJUMLAHAN_DAN_PENGURANGAN_PECAHAN_MELALUI_METODE_BERMAIN_DIENES_DI_KELAS_IV_SDN_II_SUMBER_PASIR_PAKIS_MALANG.pdf

Download (49kB) | Preview

Abstract

Metode bermain merupakan perpaduan antara psikologi dan pembelajaran matematika. Pembelajaran dengan metode bermain Dienes lebih berorientasi pada manipulasi benda-benda konkrit dan permainan. Permainan yang dirancang dalam penelitian ini adalah permainan untuk memberi informasi atau menanamkan konsep dan ketrampilan dalam penjumlahan dan pengurangan pecahan. dengan permainan siswa akan membangun sendiri pengalamannya dalam menemukan konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengetahui tingkat ketuntasan hasil belajar siswa, mengetahui respon siswa proses pembelajaran pemecahan masalah melalui metode bermain Dienes pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Sumber Pasir II Malang. Siswa kelas IV SD SDN Sumber Pasir II Malang. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1). Analisa ketuntasan belajar siswa 2). Analisis Data Aktivitas Guru dan Siswa 3). Data Angket Respon Siswa. Berdasarkan data aktivitas guru dan siswa pada pembelajaran tindakan I dan II sudah menunjukkan hasil yang baik. Ketuntasan belajar siswa pada tindakan I mencapai nilai rata-rata klasikal sebesar 70%, untuk ketuntasan individu terdapat 6 siswa yang tidak tuntas karena nilai < 65. hal ini menunjukkan pada pembelajaran tindakan I telah memenuhi kriteria ketuntasan yaitu 75%. Sedangkan ketuntasan belajar siswa pada tindakan II mencapai nilai rata-rata klasikal sebesar 85%. Untuk ketuntasan individu terdapat 3 siswa yang tidak tuntas, karena < 65. Hal ini menunjukkan pada pembelajaran tindakan II telah memenuhi kriteria ketuntasan yaitu 75%, sehingga tindakan pembelajaran dapat dihentikan. Respon siswa terhadap pembelajaran metode bermain Dienes adalah positif. Siswa senang belajar matematika dengan bermain dengan blok pecahan lingkaran dan membantu siswa dalam memahami konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 31 May 2012 06:56
Last Modified: 31 May 2012 06:56
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6287

Actions (login required)

View Item View Item