PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT MENGGUNAKAN METODE LINEAR GOAL PROGRAMMING UNTUK MENCAPAI OPTIMASI TARGET PRODUKSI

AZMI FARIDA, NURMA (2006) PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT MENGGUNAKAN METODE LINEAR GOAL PROGRAMMING UNTUK MENCAPAI OPTIMASI TARGET PRODUKSI. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERENCANAAN_PRODUKSI_AGREGAT_MENGGUNAKANMETODE_LINEAR_GOAL_PROGRAMMINGUNTUK_MENCAPAI_OPTIMASI_TARGET_PRODUKSI.pdf

Download (51kB) | Preview

Abstract

Perusahaan Rokok HF. Prima merupakan perusahaan Flow Shop yang mana produk rokok tersebut dibuat secara terus menerus atau secara continue. Masalah utama yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah tidak adanya perencanaan agregat yang sekaligus memperhitungkan penggunaan kapasitas jam kerja, kapasitas jumlah tenaga kerja, bahkan keuntungan yang merupakan target utama perusahaan. Selama ini, perusahaan hanya melakukan peramalan jumlah permintaan konsumen berdasarkan data masa lalu. Akibatnya, perusahaan tidak dapat memenuhi target produksi secara optimal. Untuk mengatasi hal tersebut perlu diterapkan perencanaan produksi agregat yang dapat memperhitungkan efisiensi produksi yang optimal. Langkah pertama dalam perencanaan produksi agregat dengan menggunakan metode Linear Goal Programming adalah meramalkan permintaan untuk memperkirakan jumlah permintaan pada periode yang akan datang dengan menggunakan metode Time Series, yang mana metode peramalan yang digunakan adalah Regresi Linear, Single Exponential Smoothing, dan Double Exponential Smoothing. Hasil yang digunakan adalah dari metode yang mempunyai nilai MAPE 10 %. Apabila semua metode peramalan yang dianalisa memiliki nilai MAPE 10 % maka dipilih metode dengan nilai MAPE yang terkecil. Langkah selanjutnya adalah membuat formulasi model manual dengan metode Linear Goal Programming yang terdiri dari variable keputusan, fungsi kendala, dan fungsi tujuan. Untuk memperhitungkan biaya yang merupakan bobot dari simpangan (deviasi), maka formulasi Linear Goal Programming tersebut harus diubah menjadi formulasi model Linear Programming. Setelah itu dimasukkan dalam program Quantity System dan akan diperoleh perencanaan produksi agregat yang optimal. Keuntungan dapat dicapai sebesar Rp. 3.526.000.000,00 dari target Rp. 3.000.000.000,00 atau meningkat sebesar 17,53 %, jumlah tenaga yang masuk sebanyak 3 orang dari target 12 orang, dan total jam lembur yang digunakan sebesar 98,28 jam/orang atau sebesar 29,5 % dari kapasitas lembur yang tersedia.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 31 May 2012 03:31
Last Modified: 31 May 2012 03:31
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6235

Actions (login required)

View Item View Item