ANALISA PERANCANGAN PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK PADA KELOMPOK TANI WANITA “BROSEM” BATU–MALANG

FEBRIANTO, NANANG (2007) ANALISA PERANCANGAN PENGENDALIAN KUALITAS STATISTIK PADA KELOMPOK TANI WANITA “BROSEM” BATU–MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISA_PERANCANGANPENGENDALIAN_KUALITAS_STATISTIKPADA_KELOMPOK_TANI_WANITA.pdf

Download (75kB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya setiap perusahaan bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal dengan biaya minimal serta memenuhi semua permintaan konsumen. Masalah yang dihadapi perusahaan adalah banyaknya produk yang tidak sesuai dengan ketentuan. Akibat yang ditimbulkan karena belum terlaksananya proses pengendalian kualitas secara sistematis dan terarah sehingga keuntungan yang diperoleh perusahaan kurang maksimal. Pengendalian Kualitas adalah ketepatan untuk memastikan apakah kebijaksanaan perusahaan dalam hal mutu atau standart tercermin dalam usaha untuk mempertahankan mutu atau kualitas dari barang yang dihasilkan agar sesuai dengan spesifikasi produk yang telah ditetapkan berdasarkan kebijaksanaan pimpinan suatu perusahaan. Penggunaan Metode Pengendalian Kualitas Proses Statistik ( statistical Proses Control ) dalam penelitian berupa Control Chart ( P, X, R ) Diagram Pareto dan Diagram Sebab Akibat Perhitungan jumlah kerusakan rata-rata, uni kenormalan data dan penentuan batas pengawasan atas ( BKA ) dan batas pengawasan Bawah ( BKB ). Data yang digunakan untuk melakukan analisa adalah data variable, data biaya, data produksi, data kecacatan produk, . setelah data-data terkumpul kemudian ditentukan variable-variabel yang akan digunakan dalam penyelesaian masalah dengan menggunakan Statistical Proses Control Untuk menyelesaikan perhitungan dari masalah Quality Control terlebih dahulu harus diketahui fungsi dan tujuan atau variable keputusan yang menggambarkan criteria pilihan terbaik dan adanya kendala sumber daya / kapasitas produksi. Berdasarkan analisis data yang dilakukan maka terbukti bahwa adanya perbedaan selisih penyimpangan tingkat kerusakan produk minuman sari apel kemasan 200 ml yang terjadi di perusahaan dapat ditekan dengan maksimal yang semula 10 % diminimalkan menjadi 6,89% jadi terjadi penurunan 3,1%. Sedangkan untuk biaya kualitas yyang harus dikeluarkan perusahaan terjadi penurunan yang semula Rp. 129.833,03 sesudah dianalisis menjadi 82.Rp. 82.740,47 maka terjadi penurunan sebesar Rp. 38.092,47 / hari.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 31 May 2012 03:20
Last Modified: 31 May 2012 03:20
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6226

Actions (login required)

View Item View Item