TINJAUAN YURIDIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PERAKITAN SENJATA API ILEGAL (STUDI KASUS DI DESA LAMONG KEC. PARE KAB. KEDIRI)

AUGUSTINUS, RICHI (2006) TINJAUAN YURIDIS KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PERAKITAN SENJATA API ILEGAL (STUDI KASUS DI DESA LAMONG KEC. PARE KAB. KEDIRI). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
TINJAUAN_YURIDIS_KRIMINOLOGIS_TERHADAP_TINDAK_PIDANA.pdf

Download (85kB) | Preview

Abstract

Obyek studi dalam penelitian ini adalah mengenai tindak pidana perakitan senjata api ilegal. Tindak pidana ini dapat memberikan andil yang cukup besar bagi kejahatan bersenjata maupun kepemilikan senjata api secara ilegal. Senjata api rakitan sebagai produk yang dihasilkan dari tindak pidana ini sangat digemari karena senjata api ini tidak terdaftar sehingga sulit terlacak, terlebih lagi mudah dibuat bagi mereka yang memang mempunyai ketrampilan dan keahlian khusus di bidang ini. Seperti yang didapati penulis di Desa Lamong terdapat beberapa semacam Home Indrustri namun diantaranya terdapat beberapa orang yang menyalahgunakan untuk merakit senjata api secara ilegal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana perakitan senjata api ilegal, kemudian mengetahui pola penyelesaian terhadap kasus tindak pidana perakitan senjata api ilegal dimana dalam penelitian yang dilakukan penulis terjadi di Desa Lamong Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan dalam kajian penulisan ini adalah metode analisa diskriptif kualitatif dimana memberikan gambaran tentang keadaan individu, masyarakat serta golongan sosial sehingga data yang diperoleh adalah data yang mengambarkan bagaimana tindak pidana perakitan senjata api ilegal terjadi serta bagaimana proses hukumnya terhadap para pelaku perakit senjata api ilegal dilaksanakan oleh aparat hukum. Melalui penelitian yang mendalam, didapat hasil bahwa tindak pidana perakitan senjata api ilegal yang terjadi di desa Lamong dilatar belakangi oleh faktor lingkungan yang mendukung, faktor kelemahan ekonomi, faktor rendahnya tingkat pendidika serta lemahnya mental, sehingga menjadikan para pelaku tergoda untuk melakukan hal tersebut. Terhadap kasus yang terungkap kesemuanya diselesaikan melalui proses pengadilan dengan dakwaan Pasal 1 UU No.12 Drt Tahun 1951 dengan lama putusan dari Majelis Hakim yang bervariasi. Jadi yang dimaksud tindak pidana perakitan senjata api ilegal adalah usaha penyusunan dan pembuatan komponen terpisah pembentuk senjata api sehingga menjadi senjata api yang utuh yang mana dilakukan diluar prosedur dan tata cara peraturan perundangan yang berlaku, adapun bentuk dan hasilnya senjata api ini dikenal dengan senjata api rakitan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 31 May 2012 02:24
Last Modified: 31 May 2012 02:24
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6213

Actions (login required)

View Item View Item