ANALISI PENGARUH NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) TERHADAP PROFIT PADA BANK UMUM SYARIAH

ASMORO, ENDRI SETYO (2006) ANALISI PENGARUH NON PERFORMING LOAN (NPL) DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) TERHADAP PROFIT PADA BANK UMUM SYARIAH. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISI_PENGARUH_NON_PERFORMING_LOAN_%28NPL%29DAN_CAPITAL_ADEQUACY_RATIO_%28CAR%29_TERHADAPPROFIT_PADA_BANK_UMUM_SYARIAH.pdf

Download (5kB) | Preview

Abstract

Konsep Bank Syariah masih relatif baru untuk masyaakat Indonesia, termasuk orang Islam. Dan praktek operasional bank menurut prinsip kerja islam telah dimulai pada tahun 1992 oleh Bank Muamalat Indonesia. Mengingat bahwa praktek syariah yang masih baru, sehingga hukum ekonomi islam dan prinsip syariah murni belum dipahami oleh masyarakat. Tapi pengembangan Bank Syariah di Indonesia dari 1992 hingga sekarang cukup baik dan mampu memberikan keuntungan, maka dengan kasus ini, penulis ingin mengerti gambaran perkembanga dan kondisi Bank Umum Syariah yakni melalui Rasio keuangannya. Penelitian ini dengan mengambil data dari Web. Site. www.bi.go.id dengan judul Analisis Pengaruh Non Performing Loan (NPL) Dan Capital Adequacy Ratio (CAR) Terhadap Profit Pada Bank Umum Syariah tahun 2002-2005 , sampel yang digunakan meliputi seluruh Bank Umum Syariah yaitu Bank Muamalat Indonesia, Bank Mandiri Syariah, dan Bank Mega Syariah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi Non Performing Loan (NPL) Dan Capital Adequacy Ratio (CAR) dan untuk mengetahui Pengaruh Non Performing Loan (NPL) Dan Capital Adequacy Ratio (CAR) Terhadap Profit pada Bank Umum Syariah. Tahun 2002-2005. Cara analisis yang telah digunakan dalam proses penelitian ini adalah memaki Regresi berganda dari data sekunder yakni rasio laporan keuangan. Penulis hanya menggunakan tiga rasio. Rasio tersebut adalah rasio Non Performing Loan (NPL), rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) dan rasio Return On Equity (ROE). Hasil perhitungan dan Regresi dari ketiga rasio tersebut memberikan kesimpulan bahwa berdasarkan nilai NPL dan CAR menunjukan kondisi Bank Umum Syariah dalam kategori sehat. Bank Muamalat Indonesia dan Bank Syariah Mandiri menunjukan pengaruh yang signifikan dan Bank Mega Syariah tidak signifikan. Serta Bank muamalat Indonesia menunjukan kinerja yang lebih baik dibanding kedua bank yang lainnya berdasarkan nilai rasio NPL, CAR, dan ROE

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 30 May 2012 06:56
Last Modified: 30 May 2012 06:56
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6195

Actions (login required)

View Item View Item