PENGARUH DOSIS BOKHASI LIMBAH DAUN KAYU PUTIH DAN KONSENTRASI ZPT NAA TERHADAP PERTUMBUHAN STUMP KAYU PUTIH (Melaleca leucadendron L)

ANJAINI SARIWULAN, SANAWIGATI (2006) PENGARUH DOSIS BOKHASI LIMBAH DAUN KAYU PUTIH DAN KONSENTRASI ZPT NAA TERHADAP PERTUMBUHAN STUMP KAYU PUTIH (Melaleca leucadendron L). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_DOSIS_BOKHASI_LIMBAH_DAUN_KAYU_PUTIH_DANKONSENTRASI_ZPT_NAA_TERHADAP_PERTUMBUHANSTUMP_KAYU_PUTIH.pdf

Download (83kB) | Preview

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis pupuk bokhasi limbah daun kayu putih dan konsentrasi ZPT NAA yang sesuai terhadap pertumbuhan stump kayu putih. Penelitian dilaksanakan di Green House, Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang dengan ketinggian 550 m dpl. Penelitian ini mulai bulan September sampai dengan bulan November 2005. Adapun peubah yang diamati adalah panjang tunas, jumlah daun, diameter tunas, jumlah tunas, panjang akar, bobot basah dan bobot kering akar dan bobot basah dan bobot kering tunas. Metode yang digunakan dalam yaitu rancangan acak kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial, terdri dari dua faktor yaitu faktor I : Dosis Bokhasi Limbah Daun Kayu Putih (B) terdirin dari 3 taraf yaitu B1 = 96 gr/polybag, B2 = 128 gr/polybag, B3 = 160 gr/polybag ; Faktor II : Konsentrasi ZPT NAA (K) terdiri dari 4 taraf yaitu K1 = 200 ppm, K2 = 300 ppm, K3 = 400 ppm, K4 = 500 ppm. Hasil pengukuran terhadap peubah yang diamati dilakukan dengan analisis diuji dengan uji F dengan taraf 5% dan 1%, kemudian untuk membandingkan antara perlakuan satu dengan lainnya digunakan uji Duncan’s taraf 5%. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa tidak terjadi interaksi antara perlakuan dosis bokhasi limbah daun kayu putih dan konsentrasi ZPT NAA terhadap pertumbuhan stump kayu putih pada semua peubah pengamatan. Perlakuan dosis bokhasi limbah daun kayu putih B1 96 gr/polybag cenderung menghasilkan nilai tertinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya. Perlakuan konsentrasi ZPT NAA K1 200 ppm cenderung menghasilkan nilai tertinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Forestry
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 30 May 2012 02:55
Last Modified: 30 May 2012 02:55
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6139

Actions (login required)

View Item View Item