PENGARUH TINGKAT INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP KURS RUPIAH TAHUN 2001-2003

ANGGRAINI, DANIK (2006) PENGARUH TINGKAT INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP KURS RUPIAH TAHUN 2001-2003. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_TINGKAT_INFLASI_DAN_TINGKAT_SUKU_BUNGA_TERHADAP_KURS_RUPIAH_TAHUN_2001-2003.pdf

Download (6kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dengan judul Pengaruh Tingkat Inflasi dan Tingkat suku bunga terhadap Kurs Rupiah . Dengan permasalahan yang akan dipecahkan yaitu seberapa besar pengaruh tingkat inflasi dan tingkat suku bunga terhadap kurs rupiah tahun 2001-2003. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh tingkat inflasi dan tingkat suku bunga terhadap kurs rupiah pada tahun 2001-2003. Dalam penelitian ini, penulis mengambil satu hipotesis diduga bahwa tingkat inflasi dan tingkat suku bunga perbengaruh nyata terhadap kurs rupiah. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas secara keseluruhan terhadap variabel terikat yaitu analisis regresi berganda. Untuk mengetahui signifikansi terhadap koefisien regresi signifikan tidaknya pengaruh dari masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat. Uji F untuk mengetahui seluruh koefisien regresi secara bersama-sama. Uji R untuk mengetahui proporsi variasi dalam variabel terikat (Y) yang dijelaskan oleh variabel bebas (X1,X2) secara bersama-sama. Uji asumsi klasik yaitu multikolonier untuk mengetahui tidak terjadinya hubungan antara variabel bebas yang satu dengan variabel bebas yang lain. heteroskedastisitas untuk mengetahui varians pengganggu untuk setiap observasi. Autokorelasi untuk mengetahui apakah terjadi korelasi antara variabel pengganggu yang satu dengan variabel pengganggu pada observasi yang lainya. Hasil perhitungan hasil dari regresi berganda yaitu koefisien Y = 6438,308 + 12,465 + 206,165 berarti bahwa nilai kurs rupiah sebesar 6438,308 pada saat tingkat inflasi dan tingkat suku bunga sama dengan nol.uji t 0,420X1<1,645 dan 6.105 >1,645 yang berarti variabel tingkat inflasi (X1) tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kurs rupiah dan X2 mempunyai hubungan yang signifikan terhadap kurs rupiah. Uji F stat 18,863 > 3,00 yang berarti bahwa variabel bebas secara simultan mempunyai pengaruh terhadap variabel terikat. R sebesar 53,3% yang berarti bahwa kurs rupiah dijelaskan oleh tingkat inflasi dan tingkat suku bunga sebesar 53,3% sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Dalam uji asumsi klasik tidak terjadi multikolonieritas. Tetapi terjadi heteroskedastisitas yang akhirnya dilakukan perbaikan sehinggga tidak terjadi heterokedastisitas. Selain itu juga terjadi autokorelasi positif yang telah diperbaiki yang akhirnya tidak terjadi autokorelasi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 30 May 2012 02:42
Last Modified: 30 May 2012 02:42
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6130

Actions (login required)

View Item View Item