PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTO DI INDONESIA TAHUN 1974-2003

FEBRIANTI, ELFINA (2007) PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTO DI INDONESIA TAHUN 1974-2003. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_PENGELUARAN_PEMERINTAH_DAN_JUMLAH_UANGBEREDAR_TERHADAP_PRODUK_DOMESTIK_BRUTO_DI_INDONESIATAHUN_1974.pdf

Download (37kB) | Preview

Abstract

Perekonomian akan selalu dihadapkan pada kondisi yang dilematis yaitu inflasi dan pengangguran. Untuk mengantisipasi hal itu, dikenal ada dua kebijakan pemerintah, yaitu kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Dalam kebijakan fiskal, tugas utama pemerintah ialah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menyediakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat. Kebijakan ini lebih bersifat langsung menyentuh sektor riil. Salah satu alat kebijakan ini adalah APBN. Instrumen yang penting dalam mempengaruhi dari APBN adalah pajak dan pengeluaran pemerintah. Menurut Boediono (2001:50) Pengeluaran Pemerintah adalah semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah-pemerintah daerah. Kebijakan pemerintah yang kedua adalah kebijakan moneter yang berupaya mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro kekondisi yang diinginkan dengan mengatur jumlah uang beredar. Dalam pelaksanaannya, efektivitas kebijakan moneter tergantung pada hubungan antara jumlah uang beredar dengan variabel ekonomi utama seperti output dan inflasi. Dari sejumlah literatur, temuan utama yang menarik mengenai hubungan antara jumlah uang beredar, inflasi, dan output adalah; bahwa dalam jangka panjang, hubungan antara pertumbuhan uang beredar dan inflasi adalah sempurna. Penelitian ini berjudul “Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Produk Domestik Bruto Di Indonesia Tahun 1974-2003.” Yang bertujuan Untuk melihat dan menganalisis bagaimana pengaruh pengeluaran pemerintah dan jumlah uang beredar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan menggunakan alat analisis model linier dinamis yaitu uji auto regresif. Dari hasil analisis model linier dinamis dengan menggunakan uji auto regresif, hasilnya sesuai untuk digunakan dalam menganalisis penelitian ini, analisis uji auto regresif menunjukan hasil yang signifikan dengan persamaan PDB = -3383.091 + 1.513674GOV + 0.468080M2 + 13.44906EXR + 0.692768GDP-1. Dari persamaan tersebut terlihat bahwa terdapat hubungan positif antara variabel pegeluaran pemerintah dan jumlah uang beredar dengan pertumbuhan ekonomi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 29 May 2012 10:03
Last Modified: 29 May 2012 10:03
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6109

Actions (login required)

View Item View Item