ANALISIS PEMASARAN JERUK MANIS PACITAN (CITRUS AURANTIUM L) DI JAWA TIMUR

FARIED MILADA, FAIZAL (2007) ANALISIS PEMASARAN JERUK MANIS PACITAN (CITRUS AURANTIUM L) DI JAWA TIMUR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_PEMASARAN_JERUK_MANIS_PACITAN.pdf

Download (52kB) | Preview

Abstract

Sektor Pertanian Holtikultura marupakan salah satu andalan bagi sebagian daerah yang berada di Jawa Timur. Tanaman holtikultura salah satunya yang dikembangkan adalah tanaman jenis Jeruk Manis Pacitan. Keputusan untuk membudidayakan dan mengembangkan tanaman holtikultura jenis Jeruk Manis Pacitan adalah pertama, potensi atau peluang yang cukup menjanjikan dilihat dari keuntungan yang diterima. Kedua dari segi ekonomis Jeruk Manis Pacitan memiliki nilai jual yang relatif cukup tinggi. Ketiga jeruk manis memiliki nilai tambah dari hasil pengolahannya menjadi minuman sari buah Jeruk Manis Pacitan. Dimana dalam memasarkan Jeruk Manis Pacitan yang harus diperhatikan adalah masalah mutu produk Jeruk Manis Pacitan berkaitan dengan kualitas yang dihasilkan. Kedua penanganan pasca panen berkaitan dengan proses setelah panen, jaringan pemasaran Dari latar belakang tersebut di atas, maka tujuan dari penelitian ini dimaksudkan: (1) Untuk mengetahui saluran pemasaran buah jeruk manis ditingkat petani sampai pengecer di Jawa Timur; (2) Untuk mengetahui margin pemasaran buah Jeruk Manis Pacitan di tingkat petani sampai ke pengecer di Jawa Timur. Berdasarkan tujuan tersebut, maka daerah yang menjadi lokasi penelitian ialah di Desa Selorejo Kabupaten Malang. Yang mana dalam pemasaran Jeruk Manis Pacitan diikuti sampai rantai pemasaran akhir di Jawa Timur. sehingga pemilihan lokasi penelitian ini didasari atas pertimbangan, karena daerah ini merupakan salah satu penghasil Jeruk Manis Pacitan dan sebagian besar lahan pertaniannya ditanami buah Jeruk Manis Pacitan. Untuk memperoleh data yang diinginkan, maka jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, di mana metode pengambilan data dilakukan dengan wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Data primer adalah data yang diambil berdasarkan pengamatan atau penelitian yang dikumpulkan dari sumber-sumber data pertama. Data ini diperoleh mengunakan teknik atau cara wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder adalah data yang diambil dan dikumpulkan dari sumber kedua. Data ini dapat diperoleh dari instansi terkait yang berhubungan dengan komoditi yang diteliti maupun dari sumber atau referensi yang lainnya, seperti karya-karya ilmiah yang berkaitan dengan penelitian pemasaran Jeruk Manis Pacitan. Untuk metode analisa data dalam penelitian ini digunakan adalah sebagai berikut: (1) Metode analisis deskriptif; (2) Analisis Margin Pemasaran buah Jeruk Manis Pacitan di Jawa Timur yang terdiri dari: (a) Margin Pemasaran, (b) Distribusi Margin, (c) Share, (d) Biaya pemasaran, (e) Keuntungan Pemasaran. Metode sampling yang digunakan startifield random sampling dan snowball sampling. Berdasarkan hasil analisa pembahasan diketahui, bahwa nilai terbesar margin pemasaran secara keseluruhan dari saluran pemasaran yang dilalui Jeruk Manis Pacitan adalah terdapat di saluran pemasaran 2 yaitu Pasar Buah Tretes dan saluran pemasaran 3 yaitu Pasar Buah Pandaan yang masing-masing memiliki nilai margin pemasaran sebesar Rp 1500/kg. Nilai margin pemasaran ini mengambarkan adanya keterkaitan selisih antara harga jual pengecer dan harga jual di petani. Nilai margin pemasaran Jeruk Manis Pacitan terkecil terdapat di saluran pemasaran 4 yaitu Pasar Buah Songgoriti dan saluran pemasaran 5 yaitu Pasar Induk Gadang. Nilai margin pemasarannya yaitu Rp 1300/kg, nilai diatas merupakan selisih harga jual ditingkat pedagang pengecer dan harga jual ditingkat petani Jeruk Manis Pacitan. Keuntungan tertinggi yang diterima oleh lembaga pemsaran berdasarkan keseluruhan saluran pemasaran yang dilalui Jeruk Manis Pacitan adalah saluran pemasaran 5 yaitu Pasar Induk Gadang sebesar Rp 765/kg yang terdapat di pedagang pengecer, dengan nilai distribusi margin 58,84% dan share 23,18%, untuk keuntungan terkecil terdapat pada saluran pemasaran 3 yaitu ditingkat pedagang besar pasar besar Pandaan nilai sebesar 28,17% distribusi margin 19,29% dan share 8,25%. Nilai diatas menunjukan adanya keuntungan yang diterima dari lembaga pemasaran dari adanya pemasaran Jeruk Manis Pacitan

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 29 May 2012 07:00
Last Modified: 29 May 2012 07:00
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6093

Actions (login required)

View Item View Item