PERANAN POLISI MILITER (POM) DALAM MENANGANI TINDAK PIDANA DESERSI YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA MILITER (TNI AD)” (Studi Di Detasemen Polisi Militer (DENPOM) V/3 Brawijaya Malang)

FADHIL WIJAYA, MUHAMMAD (2007) PERANAN POLISI MILITER (POM) DALAM MENANGANI TINDAK PIDANA DESERSI YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA MILITER (TNI AD)” (Studi Di Detasemen Polisi Militer (DENPOM) V/3 Brawijaya Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERANAN_POLISI_MILITER_%28POM%29_DALAM_MENANGANI_TINDAK_PIDANA.pdf

Download (130kB) | Preview

Abstract

Yang menjadi obyek dan permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai faktor-faktor penyebab anggota TNI AD melakukan desersi serta upaya yang dilakukan oleh Polisi Militer Kota Malang dalam menangani tindak pidana desersi. Metode pendekatan yang digunakan adalah yuridis sosiologis bahwa penelitian atas dasar peraturan perundangan, dokumen dan wawancara serta temuan di lapangan kemudian data yang ada dikumpulkan, disusun, dijelaskan serta dianalisa untuk mendapatkan jawaban atas permasalahan yang dikemukakan. Setelah melalui penelitian yang mendalam dan teliti, mendapatkan keterangan bahwa tindakan desersi itu dilakukan oleh anggota militer TNI AD yang dipicu oleh beberapa faktor baik internal berupa merosotnya mental dari seorang prajurit, krisis kepemimpinan dan tugas yang terlalu berat dan tidak sesuai dengan kapasitas, sedangkan faktor eksternal disini dikarenakan oleh masalah ekonomi, terpengaru dengan pergaulan luar sehingga jenuh dengan peraturan dan ingiu bebas, terlibat narkoba, tidak mau di tempatkan di tempat yang lebih jauh. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh Detasemen Polisi Militer V/3 Brawijaya Malang dalam menangani tindak pidana desersi dengan menangkap pelaku. Karena sebagai penyidik militer maka Polisi Militer berwenang untuk melakukan penyidikan hingga penahanan pelaku tindak desersi, sedangkan sanksi yang diperoleh pelaku adalah berupa pidana kurungan dan pemecatan dari dinas, tetapi apabila pelaku desersi tidak tertangklap maka dapat diajukan ke persidangan In Absensia. Maka dapat disimpulkan bahwa faktor yang mendorong anggota TNI AD dapat digolongkan ke dalam faktor internal dan eksternal dan upaya yang dilakukan oleh Polisi Militer adalah diawali dengan penyelidikan dan diakhiri dengan proses penahanan di rumah tahanan militer.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 28 May 2012 06:00
Last Modified: 28 May 2012 06:00
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6032

Actions (login required)

View Item View Item