ABDUL WAHID, SA’AD (2010) Bukti Ketiadaan Naskh dalam Al-Qur’an (3). Suara Muhammadiyah Edisi 4 (6).
|
Text
03_2.pdf Download (140Kb) | Preview |
Abstract
Jika diteliti dengan cermat, sebenarnya kedua ayat tersebut tidak bertentangan, sebab masing-masing mempunyai makna dan tujuan yang berbeda. Ayat pertama menjelaskan hak orang yang ditinggal mati oleh suaminya; ia berhak memperoleh nafkah selama satu tahun dan berhak menempati rumah suaminya. Sedang ayat kedua menjelaskan kewajiban istri untuk ber’iddah selama empat bulan sepuluh hari, sesudah selesai ber’iddah ia diperbolehkan menikah. Jelaslah bahwa tidak ada kontradiksi antara kedua ayat tersebut.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Anwar Jasin |
| Date Deposited: | 14 Feb 2012 06:33 |
| Last Modified: | 14 Feb 2012 09:02 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/6 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
