PERAN DAN FUNGSI YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN (Studi di Yayasan Lembaga Konsumen Malang)

AGUSTINA, WINDAYANI (2006) PERAN DAN FUNGSI YAYASAN LEMBAGA KONSUMEN DALAM MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN (Studi di Yayasan Lembaga Konsumen Malang). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PERAN_DAN_FUNGSI_YAYASAN_LEMBAGA_KONSUMEN.pdf

Download (87kB) | Preview

Abstract

Globalisasi ekonomi telah memperluas ruang gerak arus transaksi barang dana/atau jasa. Dengan demikian membawa produk yang ditawarkan menjadi bervariasi, permasalahan yang ditimbulkan semakin kompleks, sehingga membutuhkan perhatian lebih, khususnya dalam pelaksanaan perlindungan hukum bagi konsumen. Pengguna barang dan/atau jasa salah satu permasalahan yang timbul adalah adanya pengaduan karena adanya pemadaman dan kenaikan tegangan listrik, adanya air yang keruh dari PDAM, barang-barang makanan dan minuman kadaluwarsa yang masih diperdagangkan dan penipuan dengan kedok promosi barang berhadiah sehingga merugikan bagi konsumen. Berangkat dari latar belakang diatas, maka penulis mengangkat permasalahan, yaitu bagaimana peran dan fungsi yayasan lembaga konsumen dalam bentuk pelaksanaan perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna barang dan/atau jasa. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui peranan yayasan lembaga konsumen dalam memberikan perlindungan hukum serta upaya apa yang dilakukan konsumen bila mengalami kerugian yang dilakukan oleh pelaku usaha. Metode penelitian yang dilakukan penulis adalah dengan pendekatan yuridis sosiologis, dengan melakukan penelitian di yayasan lembaga konsumen malang, untuk memperoleh data dengan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi, selanjutnya hasil penelitian akan dianalisis dengan cara diskriptif kualitatif, yaitu mengemukakan fakta-fakta dan data-data yang diperoleh dari lapangan, semua hasil wawancara dengan nara sumber dan studi kepustakaan kemudian di analisis untuk menemukan pemecahan atau penyelesaian masalah. Upaya yang dapat ditempuh konsumen jika dirugikan yaitu dengan menggugat pelaku usaha ke pengadilan negeri untuk menuntut ganti rugi. Tapi dalam prakteknya upaya ini kurang efektif karena berperkara di pengadilan akan memakan waktu, tenaga serta biaya yang mahal dan tidak sesuai dengan ganti rugi yang diperoleh. Konsumen sebagai korban lebih memilih memerima tawaran ganti rugi secara kekeluargaan yang diberikan pelaku usaha. Hal ini membuktikan bahwa walaupun hak-hak konsumen sudah diatur dan dijamin dalam hukum positifkita seperti KUHperdata, UUPK tetapi konsumen kurang menyadarinya, atau mungkin tidak tahu akan hak-haknya sendiri. Dan akhirnya yang perlu dilakukan saat ini adalah menerapkan seluruh ketentuan yang dapat dijadikan dasar untuk melindungi konsumen serta perlunya pendidikan dan pembinaan bagi konsumen agar konsumen mengetahui hak-haknya dan lebih berhati-hati dalam memilih produk serta mengetahui upaya apa yang dilakukan jika dirugikan.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 May 2012 02:59
Last Modified: 26 May 2012 02:59
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/5944

Actions (login required)

View Item View Item