DAMPAK KENAIKAN BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) TERHADAP PENDAPATAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KRIPIK TEMPE DI SANAN KELURAHAN PURWANTORO KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG

AGRETTA, RIESANTYA (2006) DAMPAK KENAIKAN BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) TERHADAP PENDAPATAN USAHA KECIL DAN MENENGAH (UKM) KRIPIK TEMPE DI SANAN KELURAHAN PURWANTORO KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
DAMPAK_KENAIKAN_BAHAN_BAKAR_MINYAK_%28BBM%29TERHADAP_PENDAPATANUSAHA_KECIL_DAN_MENENGAH_%28UKM%29KRIPIK_TEMPE_DI_SANAN_KELURAHAN_PURWANTOROKECAMATAN_BLIMBING_KOTA_MALANG.pdf

Download (4kB) | Preview

Abstract

Analisa ini merupakan studi tentang pendapatan para pengusaha kripik tempe yang ada di Sanan Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang, baik sebelum kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun setelah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui pengaruh kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap tingkat pendapatan para pengusaha industri kripik tempe. Dari penulisan ini, penulis mengambil hipotesis, yaitu diduga ada perbedaan tingkat pendapatan antara sebelum dan sesudah adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) terhadap tingkat pendapatan pengusaha industri kripik tempe di Sanan Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang. Dari penelitian yang dilakukan, penulis menggunakan analisa kwalitatif yang dilakukan dengan membandingkan dengan data survey dengan teori atau pengetahuan yang ada dan analisa kwantitatif yaitu dengan menggunakan metode sederhana hasil pengurangan dati total penerimaan dengan total biaya (TR TC) baik di analisa sebelum kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun sesudah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan diketahui bahwa pada saat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) biaya biaya terutama biaya bahan baku serta upah tenaga kerja mengalami kenaikan. Namun walaupun demikian permintaan terhadap produk kripik tempe masih sangat tinggi. Dengan menggunakan alat analisa sederhana diatas diketahui prosentase jumlah pendapatan industri kripik tempe sesudah adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami peningkatan sebesar 9 % dari keseluruhan responden yang diteliti. Pendapatan rata rata industri kripik tempe sebelum kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp. 201.595,- dan pendapatan rata rata industri sesudah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp. 219.732,-. Dari hal ini memberi petunjuk bahwa dengan adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pendapatan para industri kripik tempe yang ada di Sanan Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang mengalami peningkatan. Sedangkan dari hasil pengujian hipotesa dengan uji t diperoleh thitung sebesar -1,118 dan tabel sebesar 2,093 maka thitung < ttabel sehingga Ho diterima.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economic > Department of Economics and Development Studies
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 26 May 2012 02:17
Last Modified: 26 May 2012 02:17
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/5929

Actions (login required)

View Item View Item