Majelis Tarjih, PP Muhammadiyah (2008) FARDLU KIFAYAH. FARDLU KIFAYAH (388).
|
Text
Fatwa_10_2008_Fardlu_Kifayah.pdf Download (1287b) |
Abstract
Wahbah azZuhaili dalam kitab Ushulul Fiqhil Islami, 1986, Juz I halaman 62, menjelaskan fardlu kifayah ialah perbuatan yang dituntut terwujudnya tanpa memandang siapa yang melakukan. Tuntutan ini ditujukan kepada sekelompok mukallaf (orang dewasa yang memiliki kecakapan untuk melakukan perbuatan hukum). Dengan redaksi lain dapat dikemukakan bahwa fardlu kifayah yakni perbuatan yang diwajibkan oleh Allah SWT harus terlaksana dalam sebuah komunitas tanpa memandang apakah perbuatan itu dilakukan oleh semua umat Islam atau sebagian dari mereka. Dengan demikian jika perbuatan yang diwajibkan ini telah terlaksana sekalipun hanya dilakukan oleh sebagian dari sekelompok umat Islam bahkan jika mungkin hanya dilakukan oleh seorang saja di sebuah komunitas, maka berarti perbuatan itu telah terwujud, sehingga tidak lagi dituntut kepada sebagian umat Islam yang tidak ikut melaksanakan untuk melaksanakan perbuatan yang serupa.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Tarjih Script |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Anggit Aldila |
| Date Deposited: | 16 May 2012 04:33 |
| Last Modified: | 16 May 2012 04:33 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/5463 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
