PENGARUH VARIASI TEKANAN dan TEMPERATUR TERHADAP KEKUATAN IMPACT PADUAN KOMPOSIT PP dan LDPE PADA PROSES INJECTION MOULDING DENGAN FILLER SERBUK SEKAM PADI 15%

PAMUNGKAS, HERY PRABOWO (2010) PENGARUH VARIASI TEKANAN dan TEMPERATUR TERHADAP KEKUATAN IMPACT PADUAN KOMPOSIT PP dan LDPE PADA PROSES INJECTION MOULDING DENGAN FILLER SERBUK SEKAM PADI 15%. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENGARUH_VARIASI_TEKANAN_dan_TEMPERATUR_TERHADAP_KEKUATAN_IMPACT_PADUAN_KOMPOSIT_PP_dan_LDPE_PADA_PROSES_INJECTION_MOULDING_DENGAN_FILLER_SERBUK_SEKAM_PADI_15.pdf

Download (80kB) | Preview

Abstract

Sekam padi merupakan salah satu bahan sisa dari proses pengolahan padi yang selama ini dianggap sebagai limbah karena belum dimanfaatkan secara maksimal. Sedangkan plastik merupakan bahan yang tidak dapat terdekomposisi oleh mikroorganisme pengurai (non biodegradable). Karena sifat dan karakteristiknya yang unik, dilain pihak seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan akan plastic terus meningkat. Komposit merupakan dua lebih atau lebih material yang digabungkan atau dikombinasikan, sehingga menjadi material baru yang lebih berguna. Perkembangan teknologi saat ini khususnya dibidang komposit telah menghasilkan produksi komposit Filler yang digunakan adalah serbuk sekam padi dengan ukuran partikel 466 nano yang bermacam-macam. (0,466 µm) dan komposisi 15%. Sedangkan jenis bijih plastic yang digunakan yaitu Polyethylene jenis LDPE (Low Density Polyethylene) dan PP (Polypropylene). Dan ukuran fraksi volume serbuk sekam padi, LDPE dan PP adalah: 15% : 42.5% : 42.5%. Kemudian dilanjutkan dengan proses Injection Moulding dengan variasi tekanan dan temperatur. Tekanan yang digunakan yaitu 6 bar, 7 bar, dan 8 bar, sedangkan temperature yang digunakan adalah 175 °C, 180 °C , dan 185 °C. Metode pengujian pada penelitian ini menggunakan Uji Impact jenis Charpy. Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa variasi tekanan dan temperatur sangat berpengaruh terhadap kekuatan Impact komposit, yaitu semakin tinggi tekanan dan temperatur maka Harga Impact semakin besar pula. Rice husk is one of residue material from rice processing that so far is regarded as waste because of it is not utilized in maximum. While, plastic is the material that it cannot be decomposited by decomposition microorganism (non biodegradable). It is because the unique nature and characteristics, in the other side, by the development of technology, the need of plastic is increase. Composite one or more material that is compounded or combined to be the new material that is more useful. The development of technology today, especially in the field of composite has resulted the variety of composite productions. Filler that is used in this experiment is rice husk by the measurement of particle is 466 nano (0,466 μm) and the composition is 15%. While, the plastic grain used here are polyethylene LDPE (Low Density Polyethylene) and PP (polypropylene). And the volume fraction measurement of husk powder, LDPE and PP are 15% : 42.5% : 42.5%. Then, it would be continued by injection molding process by pressure variation and temperature. Pressure that is used here is 6 bar, 7 bar, and 8 bar, while temperature that is used for this experiment is 175°C, 180°C, and 185°C. Testing method in this study uses Charpy Impact Test. Based on the result, it can be concluded that pressure variation and temperature are very influencing to the composite impact; the higher of pressure and temperature, the bigger impact value.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 16 May 2012 03:35
Last Modified: 16 May 2012 03:35
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/5432

Actions (login required)

View Item View Item