Nashir, Haedar (2010) KEPEMIMPINAN DALAM MUHAMMADIYAH (BAGIAN 1: BASIS NILAI DAN LEGITIMASI). Suara Muhammadiyah Edisi 01 (14457).
|
Text
01.pdf Download (109Kb) | Preview |
Abstract
Menggambarkan atau menjelaskan kepemimpinan Muhammadiyah secara utuh tidaklah mudah, lebih-lebih yang bersifat empirik. Fenomena empirik dalam Muhammadiyah –sebagaimana fenomena sosial dan keagamaan yang lainnya— seringkali beragam atau tidak tidak tunggal, sehingga tidak dengan mudah untuk digeneralisasi. Ketidak-tunggalan fenomena empirik itu bahkan semakin menjadi tampak rumit atau kompleks ketika ditarik pada konsep-konsep normatif, yang tidak jarang pula bersifat pusparagam dan multitafsir. Dunia empirik dan normatif tidak lepas dari konstruksi yang membuatnya sehingga pada akhirnya bersifat relatif dan subjektif.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 15 May 2012 03:08 |
| Last Modified: | 15 May 2012 03:08 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/5261 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
