Cara baiat kaum wanita

Al-Hajjaj, Abul Husain Muslim (2011) Cara baiat kaum wanita. Hadits Tentang Pemerintahan (52).

[img] Text
Cara_baiat_kaum_wanita.doc - Published Version

Download (37kB)
[img]
Preview
Text
Cara_baiat_kaum_wanita.ps - Published Version

Download (245kB) | Preview

Abstract

Hadis riwayat Aisyah ra., istri Nabi saw.: Wanita-wanita mukmin apabila berhijrah kepada Rasulullah saw. selalu disumpah berdasarkan firman Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung: Wahai Nabi, apabila datang kepadamu wanita-wanita beriman untuk mengadakan janji setia (baiat); bahwa mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina sampai akhir ayat. Aisyah berkata: Siapa di antara wanita-wanita mukminat itu yang sudah berikrar dengan ayat ini, maka berarti sudah berikrar dengan baiat. Dan bila mereka telah mengakui baiat tersebut dengan ucapan mereka sendiri, Rasulullah saw. bersabda kepada mereka: Pergilah, aku sudah membaiat kalian semua. Demi Allah, tangan Rasulullah saw. sama sekali tidak menyentuh tangan seorang wanita pun dari mereka, karena beliau membaiat mereka dengan ucapan saja. Aisyah berkata: Demi Allah, Rasulullah tidak mengharuskan sesuatu pun kepada kaum wanita kecuali dengan sesuatu yang telah diperintahkan Allah, dan tidak juga telapak tangan Rasulullah menyentuh telapak tangan seorang wanita pun. Beliau selalu berkata kepada mereka setelah membaiat: Aku telah membaiat kamu sekalian secara lisan. (Shahih Muslim No.3470)

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Hadits
Divisions: Others
Depositing User: Anwar Jasin
Date Deposited: 16 Feb 2012 06:13
Last Modified: 16 Feb 2012 06:13
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/52

Actions (login required)

View Item View Item