Politik Isolatif Muhammadiyah

Murod Al-Barbasy, Ma'mun (2010) Politik Isolatif Muhammadiyah. Muhammadiyah Article (13908).

[img] Text
Politik_Isolatif_Muhammadiyah.doc

Download (38kB)
[img]
Preview
Text
Politik_Isolatif_Muhammadiyah.ps

Download (148kB) | Preview

Abstract

Bertempat di Asrama Haji Kota Batam, 6-8 September 2007 Pemuda Muhammadiyah menyelenggarakan Tanwir, yang kali ini mengambil tema, ”Memimpin untuk Keutuhan dan Kemakmuran Bangsa”. Diangkatnya tema ini bukan tanpa alasan. Ada banyak persoalan yang perlu mendapatkan perhatian semua elemen bangsa, tak terkecuali Pemuda Muhammadiyah. Salah satunya terkait masalah kepemimpinan nasional. Secara politik diakui, jatuhnya rezim orde baru (Orba) telah membawa perubahan sistem poltik dari otoritarianisme ke arah sistem politik yang lebih demokratis, meski masih bergerak pada tataran yang bersifat prosedural, yang ditandai misalnya dengan berbondong-bondongnya masyarakat untuk memilih pemimpinnya secara langsung. Sementara substansi demokrasi yang memberikan ruang politik kepada seluruh masyarakat tanpa diskriminatif tercampakan secara nadhir. Nah, untuk memperkuat bangunan sistem politik yang tengah kita bangun, dibutuhkan resourses politik yang kapabel dan mempunyai integritas moral. Salah satunya tentu diharapkan lahir dari lingkup Muhammadiyah melalui elemen-elemen mudanya seperti Pemuda Muhammadiyah.

Item Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles
Divisions: Others
Depositing User: Rayi Tegar Pamungkas
Date Deposited: 14 May 2012 03:47
Last Modified: 14 May 2012 03:47
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/5124

Actions (login required)

View Item View Item