MUNIR MULKHAN, ABDUL (2010) Mesu Jiwo Kesyahduan dalam Hidup Sekuler. Suara Muhammadiyah Edisi 17 (14572).
|
Text
013.pdf Download (143Kb) | Preview |
Abstract
Kepuasan hidup seringkali datang saat seseorang merasa berhasil melakukansesuatu yang sebelumnya dianggap sulit dicapai. Sementara ketercapaian melakukan atau memperoleh sesuatu itu lebih mudah jika sesuatu itu berkaitan hal-hal yang bersifat fisik atau materiil. Sebaliknya dengan persoalan-persoalan yang bersifat immateriil dan non-fisik atau yang bersifat jiwani dan spiritual maka mengukur keberhasilan atau kegagalan tidaklah segampang yang bersifat fisik dan materiil atau ragawi.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > Muhammadiyah Articles |
| Divisions: | Others |
| Depositing User: | Rayi Tegar Pamungkas |
| Date Deposited: | 10 May 2012 02:06 |
| Last Modified: | 10 May 2012 02:06 |
| URI: | http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4936 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
