PEMANFATAN KEONG BAKAU (Telescopium telescopium L) SEBAGAI BIOFILTER TERHADAP PARAMETER FISIKA DAN KIMIA LIMBAH YANG DIHASILKAN TAMBAK INTENSIF UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei)

DWI PRASETYO, NANANG (2007) PEMANFATAN KEONG BAKAU (Telescopium telescopium L) SEBAGAI BIOFILTER TERHADAP PARAMETER FISIKA DAN KIMIA LIMBAH YANG DIHASILKAN TAMBAK INTENSIF UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PEMANFATAN_KEONG_BAKAU.pdf

Download (70kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2006 – 29 Januari 2006 di Laboratorium Indoor Perikanan, Fakultas Peternakan Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang. Malang, Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemanfaatan Keong Bakau (Telescopium telescopium L) sebagai biofilter terhadap parameter fisika dan kimia air dari limbah yang dihasilkan tambak intensif udang vannamei (Litopenaeus vannamei). Kegunaan dari penelitian ini adalah dapat memberikan manfaat bagi pengembangan usaha tambak udang vannamei secara intensif serta memberikan informasi tentang manfaat dari Keong Bakau yang dapat digunakan sebagai biofilter dari limbah yang dihasilkan oleh tambak udang vannamei secara intensif. Parameter utama yang diukur adalah suhu, pH, salinitas, oksigen terlarut, CO2, amonia dan nitrit. Sedangkan parameter penunjang yang diukur adalah kecerahan, kelulushidupan (SR) dan pertumbuhan mutlak (W) dari keong bakau. Di mana dari hasil penelitian diperoleh suhu rata-rata sebesar 24,43 oC, pH rata-rata 8,25, salinitas rata-rata 7,45 o/oo, DO rata-rata 2,79 mg/l, CO2 rata-rata 22,44 mg/l, amonia rata-rata 0 mg/l, dan nitrit rata-rata 0,54 mg/l. Tingkat kelulushidupan keong yang diperoleh selama penelitian adalah sebesar 1,85 % dengan pertumbuhan mutlak keong adalah 14,37 gr. Dari uji analisa varians dari semua perlakuan hanya salinitas yang menunjukkan adanya pengaruh yang sangat berbeda nyata. Sedangkan pH, suhu, kandungan oksigen terlarut, kadar karbondioksida, amonia dan nitrit tidak menunjukkan adanya pengaruh. Bedasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan keong bakau sebagai biofilter dalam usaha menjaga dan memperbaiki kualitas air tambak udang sistem intensif tidak menunjukkan adanya pengaruh yang nyata terhadap kualitas air limbah. Disarankan adanya penelitian lebih lanjut dengan penambahan beban limbah ataupun dengan percobaan yang menggunakan sistem air mengalir sehingga besarnya beban limbah yang dapat dimanfaatkan oleh keong bakau dapat diketahui.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions: Faculty of Agriculture & Animal Husbandry > Department of Fishery
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 09 May 2012 07:19
Last Modified: 09 May 2012 07:19
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4915

Actions (login required)

View Item View Item