UMM Institutional Repository

Peran Public Relations Koperasi dalam Menjalankan Aktivitas Kehumasan (Studi pada Public Relations Koperasi Agro Niaga Jabung Malang)

Cholida, Lita Nur (2016) Peran Public Relations Koperasi dalam Menjalankan Aktivitas Kehumasan (Studi pada Public Relations Koperasi Agro Niaga Jabung Malang). Undergraduate (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-litanurcho-46316-1-pendahul-n.pdf

Download (331kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-litanurcho-46316-2-babi.pdf

Download (342kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-litanurcho-46316-3-babii.pdf

Download (959kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-litanurcho-46316-4-babiii.pdf

Download (172kB) | Preview

Abstract

Humas dalam setiap instansi baik milik pemerintah atau bukan melakukan fungsi dan peran dari petugasnya yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan perbedaan struktur dan budaya organisasi serta tersedianya SDM yang berkualitas. Dalam sebuah organisasi, tentu mereka memiliki cara untuk bertahan dengan kondisi masyarakat sekitarnya. Keterlibatan humas dianggap penting dalam hal menjaga arus komunikasi antara organisasi dengan publiknya. Begitu juga yang terjadi di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung. KAN Jabung menerapkan konsep yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan perusahaan saja, namun memiliki tangungjawab dengan para masyarakat sekitar. Peneliti tertarik untuk meneliti mengenai bagaimana peran Public Relations (PR) koperasi dalam keterlibatannya dengan kegiatan di KAN Jabung. Pendekatan teori yang digunakan peneliti mengacu pada teori empat peran PR menurut Cutlip dkk (2006) yaitu: (1) Peran Teknisi Komunikasi, (2) Peran Fasilitator Komunikasi, (3) Peran Fasilitator Pemecah Masalah, (4) Peran Penasihat Ahli. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana data atau informasi yang dikumpulkan selanjutnya dideskripsikan berdasar ungkapan atau pernyataan para informan. Informan didapatkan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan menentukan kriteria-kriteria. Pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan triangulasi sumber data, dengan membandingkan data yang diperoleh dari berbagai sumber guna memperoleh data yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran teknisi komunikasi yang dilakukan petugas humas di KAN Jabung adalah menyusun konsepan untuk setiap program, kesiapan alat-alat untuk mempermudah komunikasi seperti LCD, proyektor, sound, mic, backdrop, menyusun waktu dan tempat pelaksanaan program, dokumentasi, menyebarkan undangan untuk divisi lain. Sedangkan peran sebagai fasilitator komunikasi bisa disebut bahwa humas sebagai penyalur sarana keluhan dari anggota ke pihak koperasi. Namun biasanya keluhan secara langsung pada humas internal dilakukan saat pelaksanaan program penyuluhan. Selanjutnya, untuk menjawab keluhan, pemberian informasi dan edukasi dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, sosialisasi ataupun materi dalam Media Buletin. Hal tersebut dilakukan humas ataupun humas internal hanya ketika mendapat arahan dari pengurus. Untuk peran sebagai fasilitator pemecah masalah dan penasihat ahli, humas belum sampai pada tahap tersebut karena belum memiliki wewenang untuk membuat kebijakan atapun memberi nasihat pada pengurus. Jadi kesimpulannya peran yang dilakukan petugas humas KAN Jabung adalah dimulai dari menyusun konsepan untuk setiap program, kesiapan alat-alat untuk mempermudah komunikasi seperti LCD, proyektor, sound, mic, backdrop, menyusun waktu dan tempat pelaksanaan program, dokumentasi, menyebarkan undangan untuk divisi lain. Selanjutnya, ketika mendapatkan arahan dari pengurus, humas bisa menjadi pembicara dalam pemberian edukasi dan informasi kepada anggota melalui buletin titian, sosialisasi, dan penyuluhan. Sedangkan kaitannya dengan keluhan anggota, bisa melalui form keluhan atau disampaikan secara langsung kepada humas saat penyuluhan. Sedangkan penanganan keluhannya, humas tidak memiliki andil untuk ikut menangani keluhan tersebut karena akan langsung ditangani oleh tim dari divisi yang berkaitan. Dari hal tersebut dapat diketahui bahwa humas lebih berperan sebagai penyedia layanan komunikasi antara koperasi dengan publiknya khususnya anggota peternak sapi perah. Jadi hanya sebatas sebagai peran teknisi komunikasi namun kurang maksimal karena hanya dilakukan ketika memang mendapat arahan dari pengurus. Humas tidak menempati posisi TOP Manajemen, dan berkaitan langsung dengan anggota dan program atau event di KAN Jabung ketika ada arahan dari pengurus.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Keywords: Peran Public Relations (PR) / Humas, Koperasi Agro Niaga Jabung Malang
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 26 Jun 2019 04:39
Last Modified: 26 Jun 2019 04:39
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/46636

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo