UMM Institutional Repository

BUSANA BATIK SEBAGAI MEDIUM KOMUNIKASI (Analisis Isi Kualitatif pada Motif Batik Arum Dalu dan Sekar Jagad Jepara)

Wulandari, Wulandari (2016) BUSANA BATIK SEBAGAI MEDIUM KOMUNIKASI (Analisis Isi Kualitatif pada Motif Batik Arum Dalu dan Sekar Jagad Jepara). Undergraduate (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wulandari-45427-1-pendahul-n.pdf

Download (391kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wulandari-45427-2-babi.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wulandari-45427-3-babii.pdf

Download (820kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wulandari-45427-4-babiii.pdf

Download (187kB) | Preview

Abstract

Batik adalah bagian dari budaya bangsa Indonesia sejak lama dan merupakan kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi. Masih dapat bertahannya seni batik sampai saat ini tidak dapat dilepaskan dari adanya rasa kebangsaan dan usaha untuk melestarikan pemakaian batik dalam bentuk busana tradisional maupun busanan masa kini. Seni batik berbeda dengan seni yang lain, dilihat dari kedalaman maknanya, setiap orang tentu memiliki penafsiran yang berbeda-beda terhadap suatu objek yang mereka lihat. Dengan keseragaman makna yang diciptakan, seperti pada batik Arum Dalu dan Batik Sekar Jagad, maka dapat membuat masyarakat lebih mudah mengetahui dan menerima motif batik tersebut.Busana atau fashion adalah istilah umum untuk gaya populer atau praktek, khususnya di pakaian. Pakaian merupakan media komunikasi yang penting. Pakaian bisa dilihat sebelum kata-kata terdengar. Pesan yang dibawa oleh pakaian bergantung pada sejumlah variable, seperti latar belakang budaya, pengalaman, emosi,dan tingkah laku. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode analisis isi kualitatif. Metode analisis isi kualitatif disebut pula sebagai Ethnographic Content Analysis (ECA), yaitu perpaduan analisis isi objektif dengan observasi partisipan. Artinya, istilah ECA adalah periset berinteraksi dengan material-material dokumentasi atau bahkan melakukan wawancara mendalam sehingga pertanyaan-pertanyaan yang spesifik dapat diletakkan pada konteks yang tepat untuk di analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Motif yang diterapkan pada kain Batik Arum Dalu terdiri dari motif pokok dan motif pendukung. Motif pokok yaitu motif Arum Dalu dan motif belah ketupat. Motif Arum Dalu yang mempunyai makna seorang istri harus dapat menyimpan keburukan yang ada pada rumah tangganya agar keburukan tersebut tidak diketahui oleh halayak umum, sehingga hanya ada keharuman (kebaikan) yang tercium di dalamnya serta selalu bersikap tenang dalam menghadapi setiap masalah rumah tangga yang akan dihadapi nantinya. Dan makna dari motif daun belah ketupat adalah tanggung jawab. Karena sebagai seorang istri harus bertanggung jawab untuk selalu menjaga kehormatan diri serta keluarganya kelak sehingga kehidupan yang dijalani akan selalu tentram. Motif pendukung dari kain Batik Arum Dalu adalah motif cecek krembyeng, motif yang merupakan motif pengisi pada batik Arum Dalu. (2) Warna pada Batik Arum Dalu yaitu warna coklat, putih, dan hitam. (3) Makna dari Batik Arum Dalu mempunyai makna ketenangan dan kebahagiaan, batik ini dikenakan oleh mempelai wanita pada saat malam midodareni. Sedangkan pada selembar kain Batik Sekar Jagad (1) terdapat beberapa motif yang masing-masing mempunyai makna, Nuansa lain yang terdapat dalam Batik Sekar Jagad Jepara ini yaitu terdapat motif fauna yang menggambarkan kehidupan dunia. Motif Sekar Jagad menggunakan berbagai macam motif yang dituangkan diatas selembar kain yang disusun menjadi satu. Motif-motif yang digunakan dalam pembuatan motif ini terdiri dari motif flora dan fauna yaitu motif naga, motif merak, motif daun semanggi, motif bunga mawar, motif bunga matahari, motif ukiran bunga, motif daun bergerombol, motif bunga kuncup, motif ikal bersambung, motif bunga kenanga, motif batang dan daun, motif bunga kantil, motif lung, motif bunga krisan, motif ukiran buah mete, motif mete, motif buah buni, motif bunga kurung, motif bunga, motif bunga segiempat, dan motif daun jumbai. (2) Warna pada Batik Sekar Jagad Jepara yaitu hijau muda, hijau tua, coklat, coklat tua, merah, hitam, orange, biru, biru tua, ungu tua, ungu muda, kuning, dan putih. (3) Makna dari Batik Sekar Jagad mempunyai makna keharuman (kebaikan) yang tiada tara, batik ini dikenakan untuk acara hari-hari besar kepahlawanan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Keywords: Busana Batik, Medium Komunikasi.
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 13 Apr 2019 02:27
Last Modified: 13 Apr 2019 02:27
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/45856

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo