UMM Institutional Repository

KONSTRUKSI MAKNA TOKOH UTAMA ANTAGONIS DALAM FILM (Analisis Semiotik Karakter Tokoh Maleficent pada Film “Maleficent” karya Robert Stromberg)

Mudita, Anugrah (2016) KONSTRUKSI MAKNA TOKOH UTAMA ANTAGONIS DALAM FILM (Analisis Semiotik Karakter Tokoh Maleficent pada Film “Maleficent” karya Robert Stromberg). Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-anugrahmud-43434-1-pendahul-h.pdf

Download (506kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-anugrahmud-43434-2-babi.pdf

Download (224kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-anugrahmud-43434-3-babii.pdf

Download (648kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-anugrahmud-43434-4-babiii.pdf

Download (228kB) | Preview

Abstract

Walt Disney merupakan salah satu produsen film yang mendunia karena keberhasilannya dalam industri film, salah satu kesuksesan Walt Disney yaitu memproduksi film yang berthemakan Disney princess antara lain : Snow White and the Seven Dwarfs, Cinderella, Sleeping Beauty, The Little Mermaid, Beauty and The Beast, dan lain-lain. Salah satu film yang diproduksi ulang dari kisah Sleeping Beauty (1959) ialah Maleficent (2014). Pada film “Malefient” karya Robert Stromberg produksi tahun 2014 mengangkat kisah Sleeping Beauty dari sudut pandang Maleficent dimana karakter maleficent berperan sebagai tokoh utama. Tokoh Maleficent merupakan sosok penyihir jahat pada kisah Sleeping Beauty produksi tahun 1959. Digambarkan sebagai penyihir jahat yang mengutuk Aurora tertidur seperti mati dan hanya ciuman cinta sejati yang dapat membangunkannya. Dalam kisah tersebut masyarakat ditanamkan tentang tokoh Maleficent sebagai karakter antagonis melalui tanda-tanda pada atribut yang dikenakan maleficent seperti bertanduk, berkostum serba hitam, memiliki kekuatan sihir, dan memelihara gagak. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menginterpretasikan tokoh utama antagonis Maleficent dalam film “Maleficent”. Film merupakan salah satu bentuk komunikasi massa karena menggunakan media massa untuk menyampaikan pesannya. Banyak pesan tersirat dari sebuah film yang dapat dijadikan sebagai pelajaran di dalam kehidupan. Dalam kapasitasnya sebagai media komunikasi, film memiliki peran yang sangat besar dalam ‘mendidik masyarakat’. Disamping tugas utamanya sebagai ‘penghibur’ (Sutirman. 2013:6). Sedangkan semiotika adalah suatu ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda. Dalam istilah Roland Barthes semiotika diartikan sebagai semua sistem tanda, entah apapun substansi yang bisa ditemukan dalam ritus, protokol, dan tontonan sekurangnya merupakan sistem signifikasi (pertandaan) (Martinet, 2010:2-3). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus penelitian tokoh Maleficent serta simbol-simbol yang dipersentasikan dalam adegan-adegan yang berhubungan dengan karakter antagonis Maleficent. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis semiotika Roland Barthes yang mengungkap tanda melalui tiga lapis makna yaitu denotasi, konotasi dan mitos. Interpretasi merupakan tahapan analisis menyeluruh terhadap setiap unit analisis. dalam lapisan makna denotasi Maleficent digambarkan dengan visualisasi tokoh antagonis sedangkan pada lapisan makna konotasi Maleficent memiliki dominasi karakter prontagonis. Pada lapis makna mitologi, tokoh antagonis tidak selalu harus digambarkan dengan sifat dan sikap yang buruk, sadis, buruk, serta kejam. Selain itu makna mitologi yang terdapat dalam film ini adalah dimana sebuah kisah dengan sudut pandang yang berbeda akan melahirkan sebuah penilaian publik yang berbeda pula. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maleficent bukan merupakan karakter antagonis murni karena ia memiliki rasa kasih sayang terhadap Aurora berbeda seperti pada kisah sebelumnya yaitu Slepping beauty (1959). Film ini mengambil sudut pandang dari sisi Maleficent sehingga mengungkapkan alasan perubahan karakter Maleficent menjadi penyihir jahat yang muncul akibat penghianatan raja Stefan yang merupakan ayah dari putri Aurora. Dalam film ini budaya yang menonjol adalah budaya Eropa kuno yang tampak dari pakaian raja Henri, raja Stefan, permaisuri, tamu-tamu kerajaan, pakaian pasukan kerajaan, arsitektur kastil, serta mahluk-mahluk penghuni Moors yang merupakan mahluk mitologi Eropa. Adapun untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk dapat mengidentifikasikan lebih lanjut keunikan tokoh dalam sebuah film, maka sebaiknya dilakukan analisis yang membandingkan karakter tokoh yang sedang diteliti dengan karakter tokoh yang sedang diteliti dengan karakter tokoh lainnya.

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Student ID: 201110040311230
Keywords: tokoh antagonis, semiotik, maleficent , The main character antagonist, semiotics, Maleficent
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Communication Science (70201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 04 Apr 2019 06:27
Last Modified: 04 Apr 2019 06:27
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/45733

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo