UMM Institutional Repository

INDUKSI KALUS KOTILEDON BEBERAPA VARIETAS APEL (Malus sylvestris Mill) SECARA IN VITRO DENGAN KOMBINASI ZAT PENGATUR TUMBUH

Wahyudi, Desy Yulia (2016) INDUKSI KALUS KOTILEDON BEBERAPA VARIETAS APEL (Malus sylvestris Mill) SECARA IN VITRO DENGAN KOMBINASI ZAT PENGATUR TUMBUH. Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-desyyuliaw-46012-1-0.judul.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-desyyuliaw-46012-2-bab1.pdf

Download (489kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-desyyuliaw-46012-3-bab2.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-desyyuliaw-46012-4-bab3.pdf

Download (789kB) | Preview

Abstract

Apel (Malus sylvestris Mill) merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari daerah Asia Barat dengan iklim sub tropis. Sampai saat ini varietas apel lokal yang tersedia hanya tersisa 3 yaitu Manalagi, Rome beauty, dan Ana. Maka perlu diusahakan menciptakan keragaman genetik dengan cara kultur kalus melalui biji-biji apel impor agar tercipta varietas-varietas unggul baru yang seragam dalam jumlah yang banyak dan dapat diperoleh dalam waktu yang singkat. Dengan teknologi kultur jaringan yang dilakukan melalui kultur kalus, maka diharapkan dapat meningkatkan keragaman genetik (variasi somaklonal) , sehingga dapat menghasilkan varietas-varietas baru pada komoditi apel (Malus sylvestris Mill). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL Faktorial) dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu media, dengan 4 taraf ; (D0) : BA 0 mg/l + 2,4-D 0 mg/l + IAA 0 mg/l, (D1) : BA 0,1 mg/l + 2,4-D 1 mg/l + IAA 0,5 mg/l, (D2) : BA 0,5 mg/l + 2,4-D 2 mg/l + IAA 1,0 mg/l, (D3) : BA 1,0 mg/l + 2,4-D 3 mg/l + IAA 1,5 mg/l. Faktor kedua yaitu varietas apel dengan 6 taraf; (V1) Fuji, (V2) Granny Smith, (V3) Red Delicious, (V4) Gala Ambrosia, (V5) Rome Beauty, (V6) Manalagi. Sehingga total perlakuan menjadi 18 perlakuan. Setiap perlakuan diulang 3 kali. Dan setiap ulangan ada 5 botol percobaan. Variabel pengamatan yang diamati meliputi Persentase eksplan hidup, Persentase eksplan kontaminasi, Saat muncul kalus, Persentase eksplan berkalus, Arah pertumbuhan kalus, Warna kalus, Keadaan kalus, Pengamatan anatomi. Data dianalisa menggunakan Uji BNJ pada taraf 5% untuk mengetahui pengaruh terbaik pada seluruh perlakuan. Analisa ragam persentase eksplan berkalus menunjukkan perlakuan berpengaruh sangat nyata tetapi tidak berpengaruh pada interaksi. Selanjutnya eksplan mulai berubah warna dan membengkak pada 5 hari setelah inokulasi. Sebagian besar pembengkakan eksplan terjadi 5 sampai 8 hari setelah inokulasi. Saat inisiasi kalus terjadi mulai 8 hari setelah inokulasi, dan sebagian besar terjadi antara 9 sampai dengan 11 hari setelah inokulasi. Persentase eksplan berkalus 20% sampai dengan 100%. Warna kalus yang dihasilkan meliputi putih, kuning keputihan, hijau keputihan, dan hijau. Adapun tekstur kalus sebagian besar kompak. Arah pertumbuhan kalus sebagian besar mengarah kesamping. Dari hasil uji SEM menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan kalus pada eksplan kotiledon apel pada umur 32 HSI.

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Student ID: 201210200311041
Keywords: Malus sylvestris, induksi, kalus, kotiledon, in vitro, ZPT
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Agronomy (54211)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 18 Mar 2019 02:06
Last Modified: 18 Mar 2019 02:06
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/45266

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo