UMM Institutional Repository

MENJANDA PASCA KEMATIAN PASANGAN HIDUP

Zulfiana, Uun (2013) MENJANDA PASCA KEMATIAN PASANGAN HIDUP. Jurnal Online Psikologi, 1 (1). pp. 1-10.

[img]
Preview
Text
Peer Review - Zulfiana - Menjanda Kematian Pasangan Hidup.pdf

Download (697kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Similarity - Zulfiana - Menjanda Kematian Pasangan Hidup.pdf

Download (3MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Zulfiana - Menjanda Kematian Pasangan Hidup.pdf

Download (335kB) | Preview

Abstract

Kematian pasangan hidup menimbulkan banyak permasalahan seperti stigma negatif masyarakat tentang status janda, permasalahan ekonomi, seksual dan sebagainya. Dengan adanya permasalahan dan konsekuensi yang dialami oleh wanita dengan status janda sehingga banyak dari para janda yang memutuskan untuk menikah lagi (remarried). Selain beberapa wanita dengan status janda memilih untuk menikah kembali, ada pula diantara mereka yang berusaha memenuhi kebutuhan hidup tersebut dengan tidak menikah kembali dan tetap mempertahankan status janda. Mereka memilih tidak menikah kembali dengan alasan-alasan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa seseorang memilih untuk menjanda pasca kematian pasangan hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berjenis deskriptif dengan subjek berjumlah 3 orang yang memiliki klasifikasi tertentu yaitu wanita yang ditinggal meninggal dunia oleh suaminya dengan status janda. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara semi terstuktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Proses analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data yang ada kemudian menyajikan data selanjutnya diambil kesimpulan. Untuk pengujian kredibilitas dilakukan dengan cara triangulasi sumber yaitu 2 orang informan setiap subjek dan melakukan member check pada subjek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab seseorang mempertahankan status janda dan tidak menikah lagi adalah penilaian yang sangat positif tentang almahrum suami yaitu persepsi bahwa almahrum suami tidak bisa digantikan. Seorang janda memutuskan untuk tidak menikah lagi karena merasa khawatir akan beban ekonomi menjadi bertambah apabila menikah lagi. Ketidak inginan untuk menikah lagi semakin kuat dengan tidak ada dukungan dari keluarga. Selain itu, keinginan untuk berkonsentrasi pada keluarga juga menjadi penyebab mengapa seseorang menjanda pasca kematian pasangan hidupnya.

Item Type: Article
Keywords: menjanda, kematian pasangan hidup
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Faculty of Psychology > Department of Psychology (73201)
Depositing User: Uun Zulfiana
Date Deposited: 18 Feb 2019 03:25
Last Modified: 18 Feb 2019 03:25
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/44328

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo