UMM Institutional Repository

APLIKASI OLEORESIN RIMPANG JAHE EMPRIT PADA EDIBLE COATING SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA BAKSO DAGING SAPI

Putri, Desiana Nuriza and Anggita, Citra and Cahyanti, Siska and Monica, Saskia Agnes (2019) APLIKASI OLEORESIN RIMPANG JAHE EMPRIT PADA EDIBLE COATING SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA BAKSO DAGING SAPI. Food Technology and Halal Science Journal, 1 (1). pp. 64-71. ISSN 2621-6043

[img]
Preview
Text (Peer Review Penulis Pertama)
Peer Review - Putri - Bakso daging edible coating oleoresin rimpang jahe.pdf

Download (737kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Similarity - Putri Anggita Cahyanti Monica - Bakso daging edible coating oleoresin rimpang jahe.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
Putri Anggita Cahyanti Monica - Bakso daging edible coating oleoresin rimpang jahe.pdf

Download (272kB) | Preview

Abstract

Bakso daging sapi merupakan lumatan daging sapi yang mudah mengalami kerusakan. Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPOM pada tahun 2005 bahwa bahan tambahan pangan yang paling sering di gunakan untuk bakso adalah boraks dan formalin. Mengingat bahaya boraks dan formalin apabila dikonsumsi, maka perlu dilakukan penelitian mengenai metode pengawetan bakso secara aman yaitu pelapisan edible coating dengan penambahan oleoresin dari rimpang jahe sebagai senyawa antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian edible coating dapat meningkatkan umur simpan bakso daging sapi pada penyimpanan suhu ruang. Penelitian ini bersifat eksperimen di laboratorium dengan rancangan acak lengkap sederhana dengan faktor penelitian yaitu konsentrasi oleoresin dari rimpang jahe emprit yang terdiri dari lima level yaitu 0%, 0,5 %, 1 %, 1,5 %, dan 2 % dengan 3 kali pengulangan. Umur simpan bakso daging sapi dilihat melalui TPC, pH, kadar air, kadar protein, susut bobot dan uji tekstur. Data penelitian dianalisis ANOVA dan uji lanjut menggunakan uji Duncan (DMRT). Bakso berpelapis edible coating berbasis pati jahe dengan dengan penambahan 2% oleoresin dan penyimpanan suhu ruang menghasilkan umur simpan 48 jam, sementara bakso tanpa pelapis (kontrol) hanya bertahan 24 jam. Perlakuan oleoresin sebanyak 2% berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap karakteristik bakso dengan nilai TPC yaitu 7,3 x107 cfu/g, nilai kadar air 69,62 %, susut bobot 0,172 %, kadar protein 5,08 %, pH sebesar 6,050 dan tekstur 0,030 N/m2.

Item Type: Article
Keywords: Bakso daging, edible coating, oleoresin rimpang jahe
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Agriculture and Animal Husbandry > Department of Food Technology (41203)
Depositing User: Desiana Nuriza Putri
Date Deposited: 06 Feb 2019 07:18
Last Modified: 19 Mar 2019 02:18
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/44037

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo