UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP CALON TENAGA KERJA INDONESIA (STUDI TENTANG PENERTIBAN UNIT PELAYANAN, PENYULUHAN, PENDAFTARAN CALON TENAGA KERJA INDONESIA (UP3CTKI) ILEGAL OLEH DISNAKER KABUPATEN MADIUN)

Aritanto, Aang (2007) UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP CALON TENAGA KERJA INDONESIA (STUDI TENTANG PENERTIBAN UNIT PELAYANAN, PENYULUHAN, PENDAFTARAN CALON TENAGA KERJA INDONESIA (UP3CTKI) ILEGAL OLEH DISNAKER KABUPATEN MADIUN). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
UPAYA_PENINGKATAN_KUALITAS_PELAYANAN_TERHADAP_CALON_TENAGA_KERJA_INDONESIA.pdf

Download (90kB) | Preview

Abstract

Maraknya masyarakat kabupaten Madiun yang bekerja keluar negeri, secara tidak langsung bisa meningkatkan Devisa bagi negara juga dapat meningkatkan taraf hidup yang layak bagi masyarakat kabupaten madiun pada umumnya. Disnakertrans kabupaten madiun melihat kondisi semacam ini mempunyai strategi guna pemberdayaan terhadap calon TKI mulai dari tahap pra penempatan sampai pemulangan dengan tujuan agar mereka berangkat dan pulang dengan keadaan selamat dan masih dalam pengawasan dari Disnakertrans Kabupaten Madiun.Pengiriman TKI ke luar negeri mengandung bobot politis yang tinggi karena menyangkut harkat kemanusiaan dan harga diri bangsa, oleh karena itu rekruitmen pembekalan kemampuan kerja, pemberangkatan, penempatan, perlindungan sejak awal dan selama bekerja di luar negeri, harus lebih di tingkatkan. Tingkat pendidikan mereka pada umumnya terlalu rendah sehingga tidak mampu mengatasi masalah masalah yang mereka hadapi. Dengan maraknya TKI ke luar negeri juga banyak dimanfaatkan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menggunakan peluang ini, dianataranya maraknya UP3CTKI ilegal yang melakukan perekrutan terhadap masyarakat yang ada di daerah kabupaten madiun. Untuk menghindari kasus demikian, Disnakertrans sebagai fasilitator mempunyai kewajiban untuk memberikan perlindungan serta pelayanan terhadap calon TKI dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan yang lebih prima serta menghindarakan dari tindakan penipuan serta pemalsuan dokumen Penelitian ini saya lakukan di Disnakertrans kabupaten Madiun dan untuk memperoleh hasil yang maksimal Metode yang saya gunakan dalam skripsi ini adalah Deskriptif yang bisa dipahami sebagai prosedur yang digunakan dalam upaya pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau melukiskan suatu keadaan subyek atau obyek penelitian (seseorang, lembaga, masyarakat, lain lain). Untuk memudahkan penelitian ini maka peneliti menggunakan informan, yaitu orang yang di manfaatkan untuk memberikan informasi tentang hal yang diteliti Hasil penelitian yang ada di skripsi ini adalah Disnakertrans kabupaten melakukan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dengan pelayanan satu pintu dengan SK Kadisnaker NO: 566/22/402.116/ Tujuan pelayanan satu pintu ini adalah upaya untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan murah bagi masyarakat yang membutuhkan. Perda propinsi no 11 tahun 2005 serta Perda kabupaten No 7 tabun 2006 di tunjang dengan Pergub No. 14 tahun 2006 tentang pelaksanaan standart pelayanan yang ada di daerah. Merupakan program pelayanan yang dilaksanakan oleh Disnakertrans kabupaten madiun terhadap masyarakat. Jenis pelayanan disnakertrans kabupaten meliputi prosedur pelayanan, waktu pelayanan, biaya pelayanan, serta kompetensi SDM yang mendukung. Untuk pelayanan terhadap calon TKI Disnakertrans kabupaten madiun menggunakan UU 39 tahun 2004 serta Kep Men No 104 A tahun 2002 tentang prosedur penempatan TKI keluar negeri. Dengan adanya UU tersebut Disnakertrans kabupaten madiun memberikan bentuk sosialisasi tehadap masyarakat berupa prosedur serta tata cara menjadi calon TKI. Agar menghindarkan calon TKI berangkat melalui jasa UP3CTKI yang tidak memiliki izin Disnakertrans Kabupaten Madiun Telah melakukan penertiban, namun penertiban yang dilakukan oleh Disnakertrans kabupaten madiun mengalami kendala di lapangan sebab masih kurangnya pemahaman yang dimiliki oleh masyarakat serta tidak patuhnya para UP3CTKI ini dengan peraturan yang ada. Agar pelayanan publik dapat dilakukan dengan optimal dan memuaskan kepada pelanggan paling tidak harus didukung beberapa faktor, antara lain: kesadaran pimpinan dan pelaksana untuk memberikan pelayanan sebaik baiknya, aturan yang memadai, orgamsasi dengan mekanisme sistem yang dinamis, pendapatan karyawan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum, kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan Tugas dan pekerjan yang dipertanggungjawabkan, serta tersedianya sarana pelayanan sesuai dengan jenis dan bentuk tugas atau perkerjaan pelayanan. Sebagai peningkatan kualitas pelayanan yang lebih meninngkat mengingat di kabupaten madiun warganya mayoritas TKI, jadi sistem control harus lebih ditingkatkan di desa desa. Koordinasi merupakan modal penting agar segala proses pemantauan terhadap masyarakat yang ke luar negeri bisa di pantau oleh Disnakertrans.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
Divisions: Faculty of Social and Political Science > Department of Government Sience
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 05 May 2012 03:04
Last Modified: 05 May 2012 03:04
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4331

Actions (login required)

View Item View Item