UMM Institutional Repository

PROFIL PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN GUILLAIN BARRE SYNDROME (GBS) (Penelitian di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang)

CHOIRUNNISA', AMALIA (2017) PROFIL PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN GUILLAIN BARRE SYNDROME (GBS) (Penelitian di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang). Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-amaliachoi-50855-1-pendahul-n.pdf

Download (820kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-amaliachoi-50855-2-babi.pdf

Download (94kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-amaliachoi-50855-3-babii.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-amaliachoi-50855-4-babiii.pdf

Download (191kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Guillain Barre Syndrome (GBS) atau Acute Inflammatory Demyelinating Syndrome (AIDP) merupakan suatu penyakit autoimun pada susunan sistem saraf yang terjadi secara akut dan menyeluruh terutama mengenai radiks dan saraf tepi yang biasanya didahului oleh suatu infeksi saluran pencernaan dan infeksi saluran pernafasan atas. Penggunaan obat pada pasien GBS dibagi menjadi 2, yaitu sebagai terapi spesifik/ kausatif berupa imunoterapi (IVIG, PE, dan Kortikosteroid) dan sebagai terapi suportif (simptomatis-komplikatif), simptomatis yaitu analgesik dan neurotropik sedangkan komplikatif yaitu antibiotik dan golongan lainnya. Tujuan : Untuk mengetahui profil penggunaan obat pada pasien Guillain Barre Syndrome (GBS) di Instalansi Rawat Inap di RSUD. Dr. Saiful Anwar Malang. Metode : Penelitian ini bersifat Observasional dengan pengambilan sampel sekunder dan studi retrospektif pada pasien Guillain Barre Syndrome (GBS) pada periode 1 Januari 2016-31 Desember 2016. Hasil & Kesimpulan : Profil penggunaan obat pada pasien GBS paling banyak digunakan adalah terapi spesifik/etiologis berupa imunoterapi sebanyak 12 pasien (21%) dan terapi suportif (simptomatis) berupa neurotropik sebanyak 12 pasien (21%) dan analgesik sebanyak 11 pasien (20%), serta terapi komplikatif berupa antibiotik sebanyak 7 pasien (13%). Penggunaan imunoterapi paling banyak pada pasien adalah Metilprednisolon (3x2,5 mg – 3x75 mg) IV sebanyak 13 pasien (47%), penggunaan analgesik paling banyak pada pasien adalah Metamizol (3x1g) IV sebanyak 6 pasien (29%), penggunaan neurotropik paling banyak pada pasien adalah Mecobalamin (3x500μg) PO sebanyak 4 pasien (18%), dan penggunaan antibiotik paling banyak pada pasien adalah Ceftriaxon (2x1g) IV sebanyak 3 pasien (10%).

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Student ID: 201310410311236
Keywords: GBS, Imunoterapi, Neurotropik, Analgesik, Antibiotik
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 10 Jan 2019 03:36
Last Modified: 10 Jan 2019 03:36
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/43147

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo