PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) (Studi pada Perusahaan Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di BEJ)

Ariffudin, Agus (2007) PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN MARKET VALUE ADDED (MVA) (Studi pada Perusahaan Otomotif dan Komponennya yang Terdaftar di BEJ). Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED.pdf

Download (127kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan otomotif yang tercatat di BEJ selama periode 2003 sampai 2005 diukur dengan menggunakan pendekatan Economic Value Added dan Market Value Added. Data-data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung melainkan data tersebut telah diterbitkan oleh instansi terkait. Data sekunder yang digunakan penulis berupa laporan keuangan perusahaan yang terdiri atas neraca dan laba/rugi dari tahun 2003-2005, Daftar Index Harga Saham Gabungan (IHSG) tahun 2003 – 2005, dan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) tahun 2003- 2005. Data-data tersebut dianalisis dengan menggunakan pendekatan Economic Value Added dan Market Value Added . Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai EVA PT Astra Otoparts Tbk , PT. Good Year Indonesia dan PT. Indospring adalah negatif ( EVA< 0). Maka dapat dikatakan bahwa kinerja keuangan perusahaa selama 2003-2005 kurang sehat dan belum mampu memberikan nilai tambah ekonomis. Hal ini mengidentifikasikan bahwa laba yang tersedia tidak bisa memenuhi harapan penyandang dana terutam pemegang saham, yaitu tidak mendapatkan pengemabalian yang setimpal dari invesatsi yang ditanamkan. Sedangkan berdasarkan perhitungan MVA, pada tahun 2003 sampai dengan 2005 dari ketiga perusahaan otomotif, nilai MVA untuk PT. Astra dan Good Year positif. Dengan demikian dapat diartikan bahwa dari perusahaan otomotif PT. Astra dan PT. Good Year untuk tahun 2003–2005 manajemen berhasil memberikan nilai tambah kepada penyandang dana, hal ini dapat dilihat pada nilai MVA yang positif selama 3 tahun berturut-turut. Sedangkan PT. Indospring belum berhasil memberikan nilai tambah kepada penyandang dana, dimana secara tiga tahun berturut-turut nilai MVA negatif. Sehingga dalam hal ini perusahaan belum dapat memberikan bonus atau kenaikan gaji terhadap karyawan dan pemilik modal belum dapat memperoleh pengembalian terhadap modal yang ditanam. Berdasarkan kesimpulan di atas, maka saran yang dapat diberikan adalah : Bagi perusahaan sebaiknya jika ingin mendapatkan kinerja yang baik atau hasil EVA maupun MVA yang positif di harapkan adanya transparasi dalam menyampaikan laporan keuangan atau kondisi perusahaan, serta lebih memperhatikan kebijaksanaan struktur modalnya. Perusahaan perlu menyiapkan perencanaan bisnis yang baik atau investasi jangka pendek maupun menengah. Sedangkan bagi investor sebelum berinvestasi hendaknya lebih mempertimbangkan kinerja perusahaan karena dengan kinerja yang baik perusahaan akan memberikan nilai lebih dan deviden yang tinggi, dengan demikian pengembalian yang diharapkan setiap investor dapat terpenuhi.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economic > Department of Management
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 04 May 2012 09:27
Last Modified: 04 May 2012 09:27
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4301

Actions (login required)

View Item View Item