UMM Institutional Repository

PENGARUH KADAR MINYAK ZAITUN DALAM KRIM EKSTRAK DAUN Camellia sinensis L. KADAR 12,5% (Terhadap Karakteristik Fisik dan Aktivitas Antibakteri Staphylococcus aureus)

NATASYA, RULLY CLAUDIA (2017) PENGARUH KADAR MINYAK ZAITUN DALAM KRIM EKSTRAK DAUN Camellia sinensis L. KADAR 12,5% (Terhadap Karakteristik Fisik dan Aktivitas Antibakteri Staphylococcus aureus). Bachelors Degree (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rullyclaud-51076-1-pendahul-n.pdf

Download (927kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rullyclaud-51076-2-babi.pdf

Download (257kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rullyclaud-51076-3-babii.pdf

Download (675kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-rullyclaud-51076-4-babiii.pdf

Download (316kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Bahan aktif utama teh hijau adalah katekin yang paling bertanggung jawab terhadap aktivitas antibakteri. Minyak zaitun yang mengandung oleuropein memiliki aktivitas bakterisida terhadap beberapa mikroorganisme. Dari manfaat diatas, maka dibuat krim antibakteri dengan basis vanishing cream. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar minyak zaitun terhadap karakteristik fisik krim antibakteri ekstrak teh hijau dan mengetahui pengaruh kadar minyak zaitun dalam formulasi krim antibakteri ekstrak teh hijau terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Metode : Minyak zaitun dibuat 3 formula yaitu F1(minyak zaitun 5%) F2(minyak zaitun 10%) dan F3(minyak zaitun 15%). Dilakukan uji karakteritik fisik meliputi organoleptis, dan homogenitas, tipe emulai, pH, viskositas, daya sebar, freeze and thaw dan stabilitas. Uji aktivitas antibakteri dengan metode sumuran. Hasil : Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik fisik berupa krim yang berwarna putih, tidak aromatis serta memiliki pH dan viskositas yang memenuhi standar SNI. Hasil uji stabilitas menunjukkan bahwa pada semua formula menunjukkan hasil yang baik. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa F1 dan F2 tidak berbeda makna sedangkan F3(15%) memiliki perbedaan yang signifikan. Kesimpulan : Krim dengan konsentrasi minyak zaitun 15%(F3) mempunyai karakteristik fisik dan daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus yang paling baik daripada Formula 1 (5%) dan Formula 2 (10%).

Item Type: Thesis (Bachelors Degree (S1))
Student ID: 201310410311056
Keywords: Daun Ekstrak teh hijau (Camellia sinensis L), minyak zaitun, krim, karakteristik fisik, aktivitas antibakteri.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 07 Jan 2019 03:21
Last Modified: 07 Jan 2019 03:21
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/42979

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo