UMM Institutional Repository

OPTIMASI ANTI ACNE EKSTRAK ALOE VERA DALAM SEDIAAN TOPIKAL GEL DENGAN GELLING AGENT HYDROXYETHYL CELLULOSE (HEC) QP100MH (Dengan Variasi Kadar HEC 2%, 2,5%, 3%)

MARTIAN, WENDY NORA (2017) OPTIMASI ANTI ACNE EKSTRAK ALOE VERA DALAM SEDIAAN TOPIKAL GEL DENGAN GELLING AGENT HYDROXYETHYL CELLULOSE (HEC) QP100MH (Dengan Variasi Kadar HEC 2%, 2,5%, 3%). Undergraduate (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wendynoram-51084-1-pendahul-n.pdf

Download (787kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wendynoram-51084-2-babi.pdf

Download (353kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wendynoram-51084-3-babii.pdf

Download (819kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-wendynoram-51084-4-babiii.pdf

Download (338kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Ekstrak Aloe vera yang terdapat dalam tanaman Aloe barbadansis atau sering disebut Aloe vera,memiliki daya bunuh bakteri Staphylococcus aureus. Kandungan kompleks antrakurnonealoin dalam ekstrak Aloe vera telah terbukti sebagai bakterisidal terhadap Staphylococcus aureus. Oleh karena itu, dapat digunakan sebagai obat antiacne dalam bentuk hydrogeldengan menggunakan gelling agent Hidroxyethyl cellulose (HEC) type QP100MH. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar gelling agent Hidroxyethyl cellulose (HEC) type QP100MH(dengan konsentrasi 2%, 2,5% dan 3%)dengan kadar ekstrak Aloe vera 6% pada setiap formula terhadap karakteristik fisik sediaan dan untuk mengetahui aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Metode: Hidroxyethyl cellulose (HEC) diformulasikan menjadi hydrogel dalam 3 formula, yaitu FI (kadar 2%), FII (kadar 2,5%) dan FIII (kadar 3%) dengan kadar ekstrak Aloe vera 6% pada setiap formula. Dilakukan uji karakteristik fisik meliputi organoleptis, viskositas, pH, daya sebar dan aseptabilitas. Uji aktivitas antibakteri dengan metode sumuran. Hasil: Hasil uji organoleptis untuk FI (kadar 2%), FII (kadar 2,5%) dan FIII (kadar 3%) yaitu semi padat, lembut, berwarna hijau tua dan berbau khas Aloe vera.Dari hasil analisis One Way Anova didapatkan hasil terdapat perbedaan signifikan untuk viskositas, pH, daya sebar dan daya hambat bakteri. Kesimpulan: Berdasarkan karakteristik fisik sediaan hydrogel ekstrak Aloe vera,didapatkan F1 (kadar gelling agent 2%) memiliki karakteristik fisik paling baik. Namu, berkaitan dengan daya hambat, seluruhformula memliki daya hambat kuat terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Student ID: 201310410311177
Keywords: Hidroxyethyl Cellulose (HEC) tipe QP100MH, ekstrak Aloe vera, hydrogel, antibakteri, anti acne.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 07 Jan 2019 02:58
Last Modified: 07 Jan 2019 02:58
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/42966

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo