UMM Institutional Repository

STUDI PENGGUNAAN METILPREDNISOLON PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DENGAN EKSASERBASI AKUT (Penelitian dilakukan di RSU Karsa Husada Batu)

QUBRA, ZAENAB (2017) STUDI PENGGUNAAN METILPREDNISOLON PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) DENGAN EKSASERBASI AKUT (Penelitian dilakukan di RSU Karsa Husada Batu). Undergraduate (S1) thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-zaenabqubr-48792-1-pendahul-n.pdf

Download (855kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-zaenabqubr-48792-2-babi.pdf

Download (246kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-zaenabqubr-48792-3-babii.pdf

Download (899kB) | Preview
[img]
Preview
Text
jiptummpp-gdl-zaenabqubr-48792-4-babiii.pdf

Download (250kB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Eksaserbasi Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan perubahan baseline pasien terkait perburukan gejala akibat penyempitan saluran napas (Bronkitis kronik) dan destruksi parenkim paru (Emfisema) yang meliputi dispnea, batuk, dan overproduksi sputum. Metilprednisolon merupakan pilihan utama untuk terapi kortikosteroid pada pasien PPOK dengan eksaserbasi akut dengan efek anti-inflamasi. Pada eksaserbasi, Metilprednisolon dapat digunakan dalam bentuk oral atau sistemik. Tujuan: Memahami profil penggunaan obat dan pola penggunaan obat metilprednisolon, rute pemberian, dosis yang diberikan, bentuk sediaan, frekuensi penggunaan, dan lama pemberian obat metilprednisolon yang diberikan pada pasien PPOK dengan eksaserbasi akut dan kemudian dikaitkan dengan data klinik dan data laboratorium pasien Metode: Observasional retrospektif, dengan penyajian data secara deskriptif. Kriteria inklusi meliputi pasien rawat inap dengan diagnosis eksaserbasi PPOK di RSU Karsa Husada Batu, dengan data RMK meliputi data terapi metilprednisolon dan obat lain yang menyertai. Kriteria eksklusi pasien yaitu pasien yang meninggal atau pulang paksa kurang dari tiga hari perawatan di RSU Karsa Husada Batu. Hasil dan Kesimpulan: Pola penggunaan metilprednisolon yang digunakan adalah metilprednisolon tunggal yang diberikan kepada total 30 pasien (100%) dengan dosis yang paling banyak digunakan adalah Metilprednisolon (2x125mg) IV dengan jumlah 13 pasien (38%). Penggunaan dosis, rute, frekuensi dan lama pemberian metilprednisolon sudah sesuai dengan beberapa literatur.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Student ID: 201210410311240
Keywords: Metilprednisolon, PPOK, Eksaserbasi
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Health Science > Department of Pharmacy (48201)
Depositing User: Ida Fitriani Noor
Date Deposited: 26 Dec 2018 06:34
Last Modified: 26 Dec 2018 06:34
URI : http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/42593

Actions (login required)

View Item View Item
UMM Official

© 2008 UMM Library. All Rights Reserved.
Jl. Raya Tlogomas No 246 Malang East Java Indonesia - Phone +62341464318 ext. 150, 151 - Fax +62341464101
E-Mail : infopus[at]umm.ac.id - Website : http://lib.umm.ac.id - Online Catalog : http://laser.umm.ac.id - Repository : http://eprints.umm.ac.id

Web Analytics

UMM Institutional Repository is powered by :
EPrints Logo