ANALISIS KELAYAKAN PADA USAHA TANI ANGGUR RED PRINCE DI DESA BANJARSARI KABUPATEN PROBOLINGGO

Ajib, Mochammad (2007) ANALISIS KELAYAKAN PADA USAHA TANI ANGGUR RED PRINCE DI DESA BANJARSARI KABUPATEN PROBOLINGGO. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang.

[img]
Preview
Text
ANALISIS_KELAYAKAN_PADA_USAHA_TANI_ANGGUR_RED_PRINCE_DI_DESA_BANJARSARI_KABUPATEN_PROBOLINGGO.pdf

Download (86kB) | Preview

Abstract

Lima tahun terakhir ini, produksi anggur mengalami fluktuasi karena pergantian musim yang tidak teratur. Gejala menurunnya permintaan anggur, yang merupakan salah satu komoditi pertanian yang menghasilkan devisa dan mampu menyerap tenaga kerja yang besar telah terbukti dari beberapa hasil pengkajian. Proyeksi permintaan anggur pada tahun 2000 dikhawatirkan menurun sekitar 50% dari rata-rata ekspor antara tahun 1975 – 1984 (Kabul Santoso, 1988:43). Mengacu pada latar belakang permasalahan di atas, penulis berkeinginan untuk mengambil judul penelitian “Analisis Aspek Teknik Produksi Dan Pasca Panen Tanaman Anggur Di Desa Banjarsari Kabupaten Probolinggo”. Dan mengacu pada latar belakang dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut : 1. Seberapa besar investasi awal pada usaha tani anggur per ha. 2. Bagaimana arus biaya penerimaan pada varietas anggur Red prince per ha. 3. Seberapa besar tingkat kelayakan yang dihasilkan oleh varietas anggur Red prince. Dari permasalahan yang ada di atas, tujuan penelitian dapat disajikan sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui besarnya investasi awal pada usaha tani anggur Red prince per ha. 2. Untuk mengetahui arus biaya penerimaan pada varietas anggur Red prince per ha. 3. Untuk mengetahui tingkat kelayakan yang dihasilkan oleh varietas anggur Red prince. Dari hasil analisis data yang diperoleh selama penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Investasi tanaman anggur Red prince yang dilakukan di desa Banjarsari Probolinggo secara financial layak dilaksanakan. Setelah di lakukan penganalisaan secara financial investasi yang dilakukan akan memperoleh keuntungan pada tahun ke 3, sehingga dapat dikatakan akan kembali pada tahun 3, karena pada tahun ketiga tersebut keuntungan akan mulai diperoleh. Dengan adanya penurunan Benefit atau kenaikan biaya sampai 10% usaha tanaman anggur Red prince di desa Banjarsari masih layak untuk dilaksanakan. Usaha tani yang memberikan keuntungan yang besar pada umumnya mempunyai resiko yang juga cukup besar, sehingga petani disamping harus mempunyai modal yang cukup besar, juga harus berani menghadapi resiko yang cukup tinggi. Di dalam mengusahakan tanaman Anggur Red prince hendaknya dirawat secara intensif karena modal dan resiko yang cukup besar. Dengan melakukan perawatan yang intensif hasil yang didapat akan memberikan keuntungan yang lebih menguntungkan bagi petani anggur Red prince. Perlunya dilakukan rekonsiliasi dengan instansi terkait untuk memfasilitasi pemasaran anggur Red prince agar terjalin hubungan yang menguntungkan antara ke dua belah pihak, dan para petani anggur Red prince ini tidak merasa dirugikan. Untuk hasil penelitian dan pembahasan dimana usaha tani anggur Red Prince ini layak untuk diusahakan, dikarenakan investasi yang dilakukan petani itu cepat tertutupi yaitu tepatnya pada tahun ketiga dari usia tanam. Pada tahun ketiga tersebut keuntungan mulai didapat karena biaya operasional lebih kecil daripada penerimaan total sehingga dengan keadaan tersebut keuntungan dapat diperoleh. Selain dari hal tersebut keinginan konsumen terhadap anggur jenis Red Prince ini sangatlah stabil. Dari analisis sensitivitas yang dilakukan bahwa meskipun harga Anggur Red Prince ini mengalami kenaikan dan penurunan harga tetap saja permintaan konsumen akan Anggur Red Prince ini cukup stabil.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Teacher Training and Education > Department of Mathematics and Computing
Depositing User: Zainul Afandi
Date Deposited: 04 May 2012 02:41
Last Modified: 04 May 2012 02:41
URI: http://eprints.umm.ac.id/id/eprint/4207

Actions (login required)

View Item View Item